Cisurupan Miliki Insinerator Ekonomis, Warga Sudah Pilah Pilih Sampah dari Sumbernya

Pemerintahan59 views

Kontrolnews.co – Bandung | Komplek Puskopad Cisurupan Cibiru memiliki insinerator hasil swadaya masyarakat. Alat tersebut menjadi bagian dari masyarakat untuk mengolah sampah.

“Dalam 3 bulan ke belakang, kami membangun insinerator. Tujuannya meminimalisir pembuangan sampah,” kata Ketua Pembangunan Insinerstor Puskopad, Yanuar, di Komplek Puskopad Cisurupan Cibiru, Selasa 24 Oktober 2023.

Ia mengungkapkan, insinerator di wilayahnya mampu mengolah sampah yaitu 300 kg dalam satu kali pembakaran. Dalam satu hari, dilakukan 2 kali pembakaran pagi dan sore.

Baca Juga  Ketua Dewan Sampaikan 11 Pokok Pikiran Penting DPRD di Musrenbang RKPD Kota Bandung

“Kapasitasnya itu 300 kg. Sehari, ada dua kali, pagi dan sore, jadi 600 kg per hari. Untuk jenis sampah anorganik. Seperti kertas, plastik hingga residu,” katanya.

Ia mengatakan, sampah tersebut ditampung oleh 1 RW yang berjumlah 160 Kepala Keluarga.

“Warga inisiatif buang ke lokasi. Tidak ada penjemput. Jadi sebelum buang ke sini, warga sudah memilah sampah di rumahnya,” ungkapnya.

Baca Juga  Catat! Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Rabies Gratis Selama September

Saat ini, lanjut Yanuar alat tersebut akan memasuki tahapan proses pengujian. Diharapkan layak untuk dioperasionalkan.

“Kandungannya belum diuji. Ini akan ditindaklanjut oleh DLH (Dinas Lingkungan Hidup),” tuturnya.

Soal biaya produksi, Yanuar mengatakan, idealnya pembangunan insinerator yaitu Rp40 – Rp50 juta.

“Idealnya Rp40 – Rp50 juta. Ini lebih hemat karena swadaya masyarakat,” bebernya.

Sementara itu, Sekda Kota Bandung, Ema Sumarna berharap, alat tersebut lolos uji dan layak dioperasikan.

Baca Juga  Direlokasi, Pedagang Kue Subuh Semakin Ramai Pembeli

“Ini dibuat oleh ahlinya, saya percaya akan lolos,” ungkapnya.

Di samping itu, Ema pun mengapresiasi gerakan yang dilakukan oleh warga setempat. Seperti halnya Buruan Sae yang sudah terorganisir dengan baik.

“Ini luar biasa. Ketahanan pangan sebagai kebutuhan masyarakat sekitar terpenuhi,” tuturnya.

Komentar