Dansektor 7 Sambut Kunjungan Satker Kodam III/Slw dan Dinas Terkait Kota/Kab Bogor Tinjau ‘MOTAH’

TNI POLRI115 views

Kontrolnews.co – Kab Bandung | Dansektor 7 Citarum Harum Kolonel Caj (K) Nurjanah Suat, S.Pd.,M.Si sambut kehadiran Satker Kodam III/Slw, Korem 061/Suryakencana, Kodim Kota/Kab. Bogor dan LH Kota/Kab. Bogor tinjau Mesin Olah Runtah (Motah-1) Siliwangi di Kp. Cibedug Girang RT. 06/02 Desa Cangkuang Wetan, Dayeuhkolot. Senin, 9 Oktober 2023.

Pada kunjungannya Korem 061/Suryakencana,  Kodim 0621-0606 yang di wakili Pasiter serta LH Kota dan Kab Bogor terpantau berdiskusi bersama Dansektor 7 dan Dirut PT Sparta Guna Sentosa terkait permasalahan sampah dan solusi penanganannya, bahkan DLH juga bertanya mengenai bagaimana sistem operasi dan perawatan Motah-1 Siliwangi.

Dansektor 7 yang di dampingi oleh Gani Gunawan Direktur Utama PT. Sparta Guna Sentosa berikan pemaparan terkait fungsional inovasi MOTAH-1 Siliwangi, serta menunjukkan secara langsung bagaimana mesin tersebut beroperasi, serta menjelaskan uji hasil emisinya.

Diketahui bahwa Motah mampu membakar 1 ton sampah/jam dengan kekuatan suhu pembakaran 1000°C, Motah sangat hemat perawatannya tidak menggunakan bahan bakar atau pun listrik, secara emisi pun sangat ramah lingkungan dengan hasil lab di bawah rata-rata, abu sisa pembakaran dapat di manfaatkan di jadikan pupuk.

Motah-1 Siliwangi tidak membutuhkan banyak tempat/lahan cukup dengan 5 x 9 meter, karena untuk mesinnya sendiri berukuran 2 x 3 x 2,1 meter, pengelolaan sampah sudah bisa di lakukan dengan baik.

Pada kesempatannya Sekdis DLH Kabupaten Bogor Ir. Endah Nurmayanti menyebutkan, yang bisa dilihat insinatornya bagus ya asapnya juga tidak terlalu terlihat, walaupun tetap ada, kalau dilihat melibatkan masyarakat juga cukup lumayan banyak orang 15 orang, ini juga sudah 8 bulan dan masih bisa beroperasional itu sungguh luar biasa. Kemudian sampah yang di bakarpun pemilahannya diambil yang tidak punya nilai ekonomis, selain itu semua masuk kemudian tadi dari hasil uji lab yang dilihat juga bagus hasil uji emisi juga bagus. Mungkin nanti kalau kita menginstal di Galuga karna Perbup nya di Citarum, mungkin nanti kita akan diskusi lebih lanjut.

Baca Juga  TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 114 TA 2022, Hari Ini Serentak Resmi Ditutup

“Tetapi kalau memang ini suhunya bisa diatas 1000°C pembakarannya sempurna, ini akan cukup efektif meminimalisir sampah yang ada di masyarakat. Kita cukup tertarik untuk menginstal di Kab Bogor tapi memang kita harus diskusi lebih detail dengan tim di Kab Bogor,” ujarnya.

Dilanjutkan Pasiter Kodim 0621 Kapten Inf. MT Zulfikar, kedatangan kami kesini selaku perwakilan dari Kab Bogor baik dari Dinas Instansi Militer maupun Dinas Pemerintah setempat, kita lebih kepada Study Banding karna petunjuk pimpinan bahwasanya di Sektor 7 Citarum itu memiliki alat yang di sebut Motah yang mampu mengatasi masalah sampah.

“Seperti Kita ketahui bersama bahwasanya masalah sampah bukan hanya disini saja, disemua daerah pasti bermasalah dengan sampah yang menjadi kendala kita terbentuk caranya solusinya bagaimana untuk mengatasi masalah sampah. Makanya kita diundang kesini untuk melihat dan saat kita melihat tadi baik itu selain dipaparkan oleh pihak Sektor 7 Citarum Harum, terus kita langsung meninjau kelapangan ini menurut kami ini sangat bagus bisa menjadi salah satu alternatif yang dapat kita terapkan di wilayah masing-masing tidak hanya di sini saja di kabupaten Bogor tapi di semua wilayah bisa kita terapkan alat ini,” jelas Pasiter.

Baca Juga  Upacara Penutupan, Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Diktukba Polri Tahun  2022 Gel. II di SPN Polda Jabar

Sehingga, sambungnya, tadi sudah di sampaikan ibu sekdis bahwasanya ini akan dijadikan bahan pembahasan lebih lanjut, saya pribadi akan melapor kepada pimpinan dan pastinya para pimpinan dari pemerintah daerah maupun dari Kodim akan bertemu dan membahas ini alat cocoknya akan di instal berapa paket jika sudah ada persetujuan dari Pimpinan Komando. Yang jelas kedatangan kami kesini pertama untuk study banding melihat alat buatan dalam negeri se-efektif ini yang bisa membantu mengatasi masalah sampah.

Sementara menurut Kabid Pengelolaan Persampahan DLH Kota Bogor Asep Faizal Rahman, S.Sos mengatakan, setelah kami melihat secara langsung, mudah-mudahan Motah dapat menjadi solusi persampahan yang ada di semua Kabupaten dan Kota yang ada di seluruh Indonesia, bahwa dengan kapasitas pembakaran 1 ton/jam dan juga bisa bekerja selama 24 jam hal itu menjadi solusi sampah-sampah yang tidak terolah di masyarakat.

“Jadi, untuk insinator ini bisa menciptakan sampah habis di setiap wilayah yang ada di Kota dan Kabupaten, sementara di Kota Bogor volume sampah sekitar 600 ton/hari sehingga jika berbicara kapasitas kebutuhan, dan motah ini bisa menghabiskan 15 ton/hari jadi kami butuh sekitar 40 Motah sudah dapat menyelesaikan permasalahan sampah, namun kita juga perlu menyesuaikan dengan kebutuhan lain, sehingga bagi TPS3R yang profuktif yang sudah berjalan dan sampah serta residu yang sudah tidak terpakai dan memiliki nilai ekonomi kami habiskan menggunakan Motah”, terang Asep.

Baca Juga  Sat Lantas Polres Bima Kota Laksanakan Sosialisasi Kamseltibcarlantas dan SIM Keliling

Ditambahkan Pasiter Kodim 0606 Kota Bogor Mayor Inf. Jasmingin, kita melihat Motah luar biasa semoga ini menjadi solusi bersama tentunya kita menginginkan bahwa dengan Motah ini lingkungan kita bersih, permasalahan sampah teratasi, dan bisa menekan cost dan mendatangkan nilai ekonomis. Kami sangat mendukung dalam artian kami sebagai Satuan Wilayah sangat tahu persis bagaimana situasi yang ada di wilayah, beberapa solusi sudah di lakukan dan dengan motah ini mohon kami di dukung.

Dilokasi terpisah saat di wawancarai Dansektor 7 Kolonel Caj (K) Nurjamah Suat menyampaikan, hari ini kami mendapat kunjungan dari Kodim, Korem dan Dinas Lingkungan Hidup serta PUPR Kota dan Kabupaten Bogor kami bersyukur mendapat support, memang Motah ini merupakan alat pembakaran sampah, pembakar residu yang benar-benar efektif dan efisien, tepat guna untuk mengatasi sampah di level yang paling rendah yaitu sampah habis di desa.

“Hal ini menjadi target dari Pangdam III/Slw bahwa, tahun depan berharap Jabar Zero Sampah, kami mohon dukungannya dari seluruh elemen dan lapisan masyarakat bahwa Motah dapat di terima seluruh masyarakat dalam mengatasi yang pada saat ini darurat sampah,” tandasnya

Komentar