Kabid Humas Polda Jabar : Polisi Mengamankan Pelaku Penusukan Hingga Tewas

TNI POLRI130 views

Kontrolnews – Jabar | Nendi Nurjaman alias Majeng (31) diamankan Unit Reskrim Polsek Cibeunying Kidul karena membunuh pemuda berinisial FAA (17). Kapolsek Cibeunying Kidul, Kompol Suparman, SE. AMD, mengatakan peristiwa itu terjadi pada Minggu (29/10) lalu di Jalan Ciparungpung, Kecamatan Cibeunying Kidul.

Peristiwa bermula ketika korban dan pelaku mendatangi sebuah acara peringatan Sumpah Pemuda. Kemudian, di sana sempat terjadi perkelahian di antara teman dari korban dan teman dari pelaku.

“Kejadiannya awal mula dari keributan,” kata dia di Polsek Cibeunying Kidul pada Kamis (2/11/2023).

Baca Juga  Dandim 1702/JWY Yakinkan Kesiapan Panitia Festival Dan Konser Musik Akustik Jayawijaya

Melihat perkelahian itu, korban dan pelaku kemudian berupaya untuk melerai. Namun demikian, pelaku yang kesal karena perkelahian tak kunjung mereda, lantas mengeluarkan sebilah pisau dari balik jaketnya dan ditusukkan ke bagian dada korban.

“Korban dan pelaku sama-sama melerai, singkat cerita terjadi penusukan,” ucap dia.

Majeng langsung melarikan diri usai menusuk korban. Sementara itu, korban sempat dilarikan ke rumah sakit tapi nyawanya tak tertolong. Tak lama setelah itu, polisi langsung melakukan rangkaian penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku.

Baca Juga  Karya Bhakti Wujud Gotong Royong Babinsa Bersama Masyarakat Dalam Mewujudkan pembangunan di Wilayah. Ngawi - Guna mewujudkan Kemanunggalan TNI dan rakyat, Babinsa Koramil 0805/02 Paron Sertu Dwiyanto melaksanakan karya bakti membantu masyarakat memperbaiki rumah Ibu Muslikah di Dusun Nongkorejo Ds. Paron Kec. Paron, Kab. Ngawi, Sabtu (25/06/2022). Sebagai satuan teritorial kewilayahan yang selalu berhubungan langsung dengan masyarakat, Babinsa Desa Paron Sertu Dwiyanto bersama anggota lainnya ikut berpartisipasi membantu masyarakat melaksanakan Karya bakti TNI perbaikan rumah warga yang dilakukan bersama sama dengan Warga dengan tujuan untuk membangun budaya hidup bergotong-royong. Oleh karena itu kegiatan ini sangat penting karena berkaitan erat dengan masyarakat juga dapat menjalin hubungan tali silaturrahmi dan komunikasi sosial dengan masyarakat di Desa binaan, sehingga sasaran tugas pokok Binter bisa tercapai sesuai harapan. Babinsa juga menambahkan, dengan adanya kegiatan yang dilakukan ini diharapkan bisa menjadi sarana hubungan sambung rasa sebagai bentuk kepedulian dan perhatian kepada warga dalam membantu setiap kesulitan masyarakat di wilayah."tutupnya.

Dari pemeriksaan yang dilakukan, korban dan pelaku tak saling mengenal. Mereka hanya melerai temannya yang berkelahi. Pelaku pun melakukan aksinya tak dalam pengaruh minuman keras.

“Tidak ada pengaruh miras,” kata dia.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Ibrahim Tompo S.I.K., M.Si mengatakan akibat perbuatannya, pelaku disangkakan Pasal 338 KUHPidana dan atau Pasal 76C juncto Pasal 80 ayat 3 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan diancam pidana kurungan maksimal 15 tahun.

Baca Juga  Tim Opsnal Satresnarkoba Gagalkan Jual Edar Ribuan Butir Obat Terlarang, Dua Pengedar Disergap

“Pelaku bukan residivis. Belum pernah ada pidana lain,” kata Kapolsek.

Komentar