Kepala Sekolah SD di Kecamatan Sikur Kompak Angkat Bicara Terkait Pemasangan CCTV

Berita202 views

Kontrolnews.co – NTB | Semua Kepala Sekolah tingkat satuan Pendidikan Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Sikur kompak menyuarakan bahwa, terkait pemasangan CCTV di sekolahnya tidak ada unsur paksaan sama sekali dari Kanit UPTD Dikbud Sikur dan tidak ada ancaman dari Kanit UPTD jika diantara kami pihak Kepala Sekolah tidak memasang CCTV.

Pemasangan CCTV di sekolah kami merupakan kebutuhan kami pihak sekolah terutama untuk keamanan dan kenyamanan sekolah kami, untuk mencegah bullying diantara peserta didik kami, dan kami bisa memantau situasi dan kondisi sekolah dari luar sekolah misalnya sedang rapat atau lagi tugas diluar sekolah, Saya membatah secara tegas apa sudah di beritakan oleh saudara Roni itu tidak benar alias berita bohong, sepihak dan tidak berimbang dan ada unsur fitnah, tegas ketua gugus Montong Baan Lalu Ayunan, S.Pd.

Ia juga mengatakan sebelum kami melakukan pembelanjaan CCTV kami koordinasi dengan pendamping kami di Kabupaten terkait Standar Satuan Harga ( SSH ) dan kami koordinasi, tidak boleh kami belanjakan dana BOS tersebut sembarangan, ya harus sesuai di RPU yang kami susun di RKAS tahun 2024, ujarnya di Sikur Rabu , 17 April 2024.

Baca Juga  Tim Vaksinator Bersama TNI POLRI Dan Dians Terkait Percepat Vaksinasi Ternak Sapi Tahap 2

Kanit UPTD Sikur Kariatul Aini, S.Pd menyatakan hari ini Rabu 17 April kami berkumpul dengan semua Kepala Sekolah SD untuk Bersilaturrahmi dan Konfrensi Pers terkait pernyataan sikap tegas semua Kepala Sekolah SD Kecamatan Sikur terkait pemasangan CCTV di Sekolah, ujar Kanit.

Sedangkan menurut Penasehat Hukum Kepala Sekolah, Ketua K 3 S dan Ketua Gugus Sekolah Dasar (SD) Kecamatan Sikur H. Munadi, SH MH menyatakan pemberitaannya yang di buat sipatnya ada muatan politis dan pemberitaannya tidak berimbang dan adil, karena ada pelanggaran kode etik jurnalis dalam pemberitaan tersebut.

Selaku Penasehat Hukum kami bersama semua Kepala Sekolah dan Kanit UPTD Dikbut Sikur sudah bersilaturrahmi kerumah Saudara Roni mengklarifikasi, melakukan hak koreksi, hak jawab pada pemberitaan yang diterbitkan Roni, agar di buat berita klarifikasi akan tetapi beritanya tidak di buat, dan ini sudah pelanggaran etik sebenarnya, jika permintaan kami yang sudah sangat di rugikan secara moral, karena kami ada hak juga dong yakni, hak koreksi, hak jawab, dan hak tolak, dan saya tanya ke saudara Roni kok tidak dinaikkan berita, Roni Jawab saya Kalau saya beritakan kan tidak enak jawab Roni, ujar pengacara senior H. Munadi, SH MH.

Baca Juga  Tiga Hari Menghilang, Seorang Warga Lambu Ditemukan Tewas Menggantung, Polsek Lambu Langsung Olah TKP

Karena kronolgisnya berawal dari permintaan saudara Roni berupa sumbangan yang tidak di penuhi dan tidak pernah di turuti oleh Kanit UPTD Dikbud Sikur, maka beritanya diterbitkan sepihak dan tidak benar dan sudah patut di duga ada pemerasan atau ada indikasi pemerasan yang dilakukan oleh saudara Roni, ujar H. Munadi kepada wartawan.

Terkait yang di laporkan oleh LMND dalam hal ini saudara Rohman Rofiki ke Polres Lotim itu sah – sah saja, karena sebagai kontrol publik, dan sebagai masyarakat akan tetapi harus profesional dan dilengkapi dengan data yang valid, dan Apakah ada kerugian Negara dalam hal ini ? Lalu siapa yang dirugikan ? Dalam hal ini juga Lembaga Kepolisian mewakili Negara, dan pihak Polres juga akan medalami dan menyelidiki apakah ada unsur pidana atau tidak, jadi menurut hemat saya tidak ada ditemukan unsur mens rea atau niatan yang lain dan ini sudah cukup prosederal dan melalui mekanisme yang benar dan apa di lalukan oleh Bapak / Ibu Kepala Sekolah, ujarnya.

Baca Juga  Launching Kampung Budaya Desa Kotaraja Di Hadiri PJ Bupati Lombok Timur

Saya juga akan melakukan Somasi kepada saudara Roni dan saudara Rohman Rofiki terkait pemberitaan tidak benar dan laporan ke Polres Lombok Timur karena ada indikasi pencemaran nama baik dan perbuatan tidak menyenangkan dan sangat merugikan secara moral bahkan berimbas kepada pihak keluarga dan ini sangat perlu di atensi, karena yang aktif melakukan penekanan ke Ibu Kanit UPTD Sikur adalah saudara Roni dan saudara Rohman Rofiki, tandas Penasehat Hukum H. Munadi, SH MH.**

Komentar