Kontrolnews.co – Mandalika | Satu hari menjelang dimulainya ajang Mandalika Festival of Speed (MFoS) 2025 yang digelar pada 18–21 Juli 2025, para peserta dari sejumlah kategori balap nasional seperti Kejurnas ITCR, BRZ Super Series, Time Attack, dan Krida Agya One Make Race menjalani sesi scrutineering yang berlangsung padat sejak Kamis pagi di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah.
Scrutineering atau pemeriksaan teknis ini merupakan proses krusial sebelum balapan dimulai, bertujuan memastikan seluruh kendaraan dan perlengkapan peserta memenuhi regulasi teknis dan standar keselamatan yang ditetapkan.

Menurut Gunawan Wibisono, selaku perwakilan tim _scrutineering_ dari Racing Committe, proses ini menitikberatkan pada aspek keselamatan serta kesesuaian teknis kendaraan dengan kelas lomba masing-masing.
“Kami melakukan sesi scrutineering terutama untuk mengecek aspek safety seperti roll bar, safety belts, serta kelengkapan pribadi pembalap seperti helm, HANS, dan baju balap. Semua harus sesuai dengan regulasi yang telah ditetapkan,” ujar Gunawan.
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menjamin persaingan yang adil dan transparan, sekaligus meminimalisir risiko kecelakaan selama balapan berlangsung.

“Tujuan utama kami adalah memastikan mobil aman dan sesuai dengan kategori lombanya. Dari pagi sampai sore, sudah lebih dari 150 mobil dari sekitar 20 tim yang lolos scrutineering,” tambahnya.
Pentingnya Proses Scrutineering
Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria, menanggapi serius proses scrutineering ini sebagai bagian vital dari standar keselamatan dalam dunia balap profesional.
“ Scrutineering adalah fondasi utama dalam penyelenggaraan balapan yang adil dan aman. Kami sangat mengapresiasi kerja tim scrutineering IMI yang bekerja detail dan profesional. Dengan proses ini, kami bisa memastikan bahwa para pembalap tidak hanya bersaing dengan sportif, tapi juga terlindungi,” ujar Priandhi.
Ia menambahkan bahwa transparansi dalam proses ini juga merupakan cara untuk membangun kepercayaan dari publik, fans balap, hingga sponsor bahwa ajang Mandalika Festival of Speed dijalankan secara profesional dan bertaraf nasional.

“Kepercayaan adalah hal penting. Kami ingin membuktikan bahwa Mandalika bukan hanya tempat balap, tapi juga simbol tata kelola motorsport yang bersih, transparan, dan menjunjung tinggi keselamatan,” tutupnya.
Dengan suksesnya proses scrutineering ini, semua peserta dari berbagai kategori telah siap tempur di lintasan. Event MFoS 2025 yang akan berlangsung selama empat hari dijanjikan menjadi panggung adu kecepatan paling prestisius tahun ini, sekaligus hiburan berkualitas bagi penggemar otomotif nasional.
Ajang ini sekaligus menjadi bukti kesiapan Pertamina Mandalika International Circuit dalam menyelenggarakan berbagai balapan bergengsi dari level nasional hingga internasional. (MGPA)




