Warga Sekotong Temukan Paus Mati di Pantai Pemalikan, Langsung Dievakuasi untuk Dikuburkan

Berita299 Dilihat

Kontrolnews.co – Lombok Barat, NTB |  Warga Dusun Selegong Desa Batuputih Kecamatan Sekotong, Lombok Barat, dikejutkan dengan penemuan ikan paus terdampar di Pantai pantai pemalikan alit, sudah dalam keadaan membusuk, Selasa (1/2/2022).

Riadi, (52) Warga Dususn Batu Kijuk, Desa Sekotong Barat, secara tidak sengaja menemukan bangkai mamalia laut yang terdampar ini.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Wirasto Adi Nugroho, SIK melalui Kapolsek sekotong Iptu I Kadek Sumerta, SH membenarkan akan temuan warga ini, Rabu (2/2/2022).

Baca Juga  NPCI Kabupaten Bogor Sampaikan Terima Kasih atas Dukungan Rudy Susmanto untuk Kemajuan Olahraga Disabilitas

“Awalnya, sekitar pukul 07.30 wita, Sdr. Riadi hendak mencari ikan di perairan pantai pemalikan alit, kemudian secara tidak sengaja melihat bahwa ada bangkai ikan yang cukup besar,” ungkapnya.

Setelah didekati, Riadi melihat ikan itu dalam keadaan sudah mati, kemudian memanggil warga lainnya untuk melihat ikan tersebut.

“Warga pemalikan alit pun menghubungi Bhabinkamtibmas Desa Batu Putih, untuk menindak lanjuti perihal penemuan terdamparnya ikan itu,” katanya.

Baca Juga  Pemkab Bogor Dukung Pelestarian Cerita Rakyat Melalui Festival Mendongeng Suara Nusantara 2026

Berdasarkan informasi tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Batu Putih langsung mendatangi lokasi tempat penemuan ikan itu, bersama KSDA provinsi NTB, dan pokmaswas Desa Batu Putih.

Bhabinkamtibmas Desa Batu Putih bersama warga memeriksa ikan yang terdampar itu dan jenis hewan mamalia tersebut adalah jenis ikan paus, diduga diperkirakan terdampar kemudian mati.

“Panjang ikan paus itu diperkirakan dua meter, kondisi sudah mulai membusuk, dan terdapat bekas luka di badannya, saat ditemukan di lokasi,” imbuhnya.

Baca Juga  Bupati Lombok Timur Sentil Pejabat dan Tenaga Medis: "Kita Ini Pelayan Masyarakat, Bukan Datu!"

Ikan paus tersebut di perkirakan berjenis kelamin jantan, dan diduga terpisah dari induknya kemudian terdampar, hingga mati di pantai.

“Adapun tindakan yang diambil berkoordinasi langsung dengan pihak KSDA, selanjutnya mengevakuasi hewan tersebut ke pinggir pantai untuk dikuburkan, mengingat kondisinya yang sudah membusuk,” tandasnya.

(Humas/Red)