Sektor 22 Citarum Harum Sub 8 Olah Kohe Jadi Pupuk Kompos

TNI POLRI301 Dilihat

Kontrolnews – Lembang | Sektor 22 Citarum Harum Sub 8 mengelola kotoran hewan (sapi) menjadi pupuk organik. Selain untuk menambah nilai ekonomis bagi para peternak misi yang paling penting adalah mengurangi masalah pencemaran Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum.

Menurut Dansub 8 Serma Dodi, pengolahan limbah kotoran hewan (kohe) menjadi pupuk organik, diharapkan dapat menyelesaikan masalah pengendalian pencemaran dan kerusakan daerah aliran Sungai Citarum.

Baca Juga  Irjen Kalingga Sambut Pangdam XXX/Rinambora di Bandara Internasional ZAM

“Dengan pengolahan Kohe menjadi pupuk kompos atau organik beban pencemaran ini dapat berkurang”. Tutur Dodi saat di temui di Desa Gudang Kahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Senin (25/3/2024).

Dikatakannya, Melalui pemanfaatan kotoran hewan yang biasa dibuang ke selokan atau sungai dilakukan pengolahan agar bermanfaat dan memberikan nilai ekonomis bagi para peternak.

“Pengolahan kotoran hewan menjadi pupuk organik untuk memenuhi kebutuhan bagi para petani dan mengurangi beban pencemaran pada aliran air yang mengalir ke Sungai Citarum”. Katanya.

Baca Juga  Kapolda NTB Turun Langsung Temui Warga Tanjung Karang Permai, Serap Aspirasi dan Perkuat Kamtibmas

Untuk itu, Dodi berharap, dengan pengolahan kotoran hewan dapat memotivasi para peternak untuk menyerap limbah peternakan.

“Dengan adanya pengolahan Kohe, tingkat pencemaran di DAS Citarum dapat terus berkurang, sehingga diharapkan ke depan bebas dari pencemaran limbah khususnya dari para peternakan”. Pungkasnya.