Sub 07 Sektor 22 Citarum Harum Kolaborasi Pembersihan Rumput Liar Di Sungai Cipanjalu

TNI POLRI310 Dilihat

Kontrolnews.co – Bandung | Semangat tak pernah pudar dalam menjaga kelestarian dan keseimbangan ekosistem serta antisipasi terjadinya banjir yang ada pada Daerah Aliran Sungai, gencar dilakukan pembersihan Sungai Cipanjalu oleh Sektor 22 Citarum Harum Sub 07 bersama PasGober yang berada di Kelurahan Cigending, Ujungberung, Kota Bandung. Senin, 1 April 2024.

Nampak terlihat kompak tanpa harus menunggu perintah, Satgas dan PasGober bahu membahu bekerja sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing, hanya dengan sedikit pengarahan langsung bergerak dan gesit tuntaskan kerja lapangan.

Baca Juga  Cegah Kemacetan Pagi, Wakapolda NTB Hadir di Simpang BI Mataram

Terpantau, dengan menggunakan peralatan seadanya seperti gacok, parang dan alat lainnya serta di bantu dengan karung untuk menampung sampah yang sudah dikumpulkan siap diangkut.

Serma Abdulloh Fauzi Komandan Sub 07 di sela aktivitasnya mengatakan, kolaborasi yang dilaksanakan sungguh luar biasa, karena dari setiap apa yang dilaksanakan dilapangan kami terus bahu membahu tanpa harus perintah ulang, semua sudah sangat mengerti akan tugasnya.

Baca Juga  Minggu Kasih di Gereja Santa Maria Mataram, Wakapolda NTB Ajak Keluarga dan Tokoh Agama Pelihara Kamtibmas

“Jiwa dan rasa semangat yang tak pernah pudar ini yang terus kami tanam pada unsur wilayah, tujuannya adalah agar kedepan saat kami purna tugas mereka akan terbiasa mengerjakan apa yang menjadi program dan cita-cita kami Citarum Harum kedepannya,” ucapnya.

Tentunya, lanjut Abdulloh, bukan sekedar membersihkan, melainkan yang dilaksanakan tentunya sebagai upaya kami dalam mengantisipasi terjadinya banjir dan meminimalisir daya cemar yang masuk ke aliran sungai yang diakibatkan oleh sampah dan limbah serta lainnya.

Baca Juga  Merinding! Brimob Muda Asal Garut Lumpuhkan 7 Penjahat Sendirian Cuma Pakai Tangan Kosong

“Bahkan dengan pembabadan rumput liar, kami ingin menciptakan sungai yang rapih, bersih dan asri, hilangkan kesan kusam, kumuh dan suram, sehingga saat melihat sungai benar-benar kita semua dapat menikmati keindahannya,” tandas Abdulloh***