Kontrolnews.co – Ngawi | Pembangunan infrastruktur berupa jalan cor beton, yang didanai oleh Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2024 dan SILPA 2023 di Desa Kuniran, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur diduga dikerjakan tidak sesuai spek. Yang di beritakan media kontrolnews.co pada Rabu, 10 Juli 2024.
Spontanitas, Kepala Desa Kuniran, Djoko Sukendro bersama TPK dan tenaga tukang, mendatangi lokasi pembangunan yang ramai di beritakan media, untuk membersihkan dan menambal kembali jalan cor beton yang keropos dan berdebu, pada Sabtu, 13 Juli 2024.
“Benar adanya pada Senin, 15 Juli 2024 awak media mendatangi lokasi pembangunan dan terlihat mulus sudah di perbaiki kembali”.
Saat ditemui awak media di kantornya, kepala desa Kuniran Djoko Sukendro menjelaskan, jika pembangunan rabat jalan cor yang keropos dan berdebu sudah di bersihkan juga diperbaiki kembali.

“memang benar rabat jalan cor beton tersebut di kerjakan secara manual, dari bahan material sudah sesuai dengan prosedur yang di sarankan oleh pendamping kecamatan dan Tim Teknis (TT) “.
“Untuk bahan material bangunan, menggunakan pasir Merapi dan Mojoranu. Sedangkan untuk pengolahan secara manual, menggunakan mesin Molen. Dengan ukuran Satu sak semen banding Enam angkong (Arko), Karena pekerjaannya menggunakan mesin Molen adonan (pengolahan) kurang matang, sehingga kelihatan kurang semen dan ada sebagian yang keropos juga berdebu”. Jelas Sukendro pada Senin, 15 Juli 2024.
Dalam pelaksanaan pekerjaan pembangunan infrastruktur di desa, sudah ada pendamping dari kecamatan dan Tim Teknis (TT). Lalu apa tidak ada pengawasan dalam pelaksanaan pekerjaan tersebut ?

Dimana pendamping dan Tim Teknis saat pelaksanaan pekerjaan tersebut ?
Pada saat itu juga di kantor desa Kuniran sedang ada monitoring dan evaluasi terhadap kinerja pemerintah desa Kuniran.
Disaat pengecekan pembangunan infrastruktur, Sekertaris Kecamatan (Sekcam) Agung menyatakan “ini masih tahun anggaran 2024, semua masih bisa di benahi dan di perbaiki,” Ucapannya singkat.




