Kontrolnews.co – Lotim | Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lotim Lalu Muliadi, ST mencatat ada 18 peristiwa bencana alam yang melanda Kabupaten Lombok Timur diantaranya banjir, longsor, angin puting beliung mulai sepanjang Januari hingga awal Desember 2024.
Kabupaten Lombok Timur saat ini masih dalam status Siaga Bencana Hidrometeorrologi, dan pada musim hujan sekarang ini akan naik status menjadi Tanggap Bencana, ujarnya Selasa, 10 Desember 2024.
Statusnya naik mengingat ada beberapa indikator, seperti banjir, tanah longsor, angin puting beliung, hingga pohon tumbang yang saat ini terjadi di beberap titik, pungkasnya.
Banjir terjadi di Desa Telaga Waru, Labuhan Haji, Desa Apitaik, Kelurahan Selong, dan Kelurahan Pancor, dan wilayah langganan seperti seruni mumbul dan Gunung Malang di Sambelia.
Lalu Muliadi, ST berharap kepada masyarakat juga untuk ikut ambil bagian berpartisipasi dan juga tidak membuang sampah di aliran sungai.
Selain itu juga ada bencana angin puting beliung di Menanga Baris Sambelia dan di Gili Re Jerowaru. Potensi angin puting beliung di wilayah gili, motong gading, terara, keruak dan jerowaru.
Pada pemetaan bencana dan kajian terjadinya bencana angin puting beliung ada di 4 titik rawan yakni Terara, keruak, montong gasing, dan Jerowaru, demikian pemarannya.




