Peduli Lingkungan dan Dukungan Sosial, Babinsa Paron dan Bhabinkamtibmas Dampingi Pengobatan Warga Gangguan Jiwa

Ngawi134 Dilihat

Kontrolnews.co – Ngawi | Bentuk kepedulian terhadap warga yang mengalami gangguan kejiwaan ditunjukkan oleh Babinsa Koramil Paron Pelda Suhartono bersama Bhabinkamtibmas Kecamatan Paron melalui kegiatan pendampingan terhadap salah satu warga Desa Sirigan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, yang mengalami depresi.

Kegiatan pendampingan dilakukan saat mengawal pasien Nur Wahidin (37), warga Desa Sirigan, dari Rumah Sakit Jiwa Dr. Arif Zainudin Surakarta, Solo, menuju Rumah LKS Asyifa yang berada di Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi, pada Rabu (20/5/2026).

Baca Juga  Peduli Air Bersih, Babinsa Posramil Pitu Kawal Distribusi Bantuan Air untuk Warga Desa Cantel

Menurut keterangan keluarga, Nur Wahidin telah mengalami depresi selama kurang lebih satu tahun terakhir sehingga membutuhkan penanganan medis dan pendampingan khusus agar kondisinya dapat berangsur membaik.

Pelda Suhartono mengatakan, pendampingan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI-Polri terhadap masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan perhatian dan bantuan sosial.

“Kami bersama Bhabinkamtibmas berupaya memberikan rasa aman dan semangat kepada keluarga pasien. Harapannya, pasien dapat memperoleh perawatan yang baik dan segera pulih,” ujarnya.

Baca Juga  Pererat Silahturahmi Bersama Warga, Danposramil Pitu Bersama Anggota Ikuti Sholat Subuh Berjamaah 

Selain sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, kegiatan tersebut juga menjadi wujud sinergitas antara TNI dan Polri dalam membantu warga yang mengalami kesulitan, termasuk dalam penanganan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Sementara itu, pihak keluarga mengaku berterima kasih atas bantuan dan perhatian yang diberikan oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas selama proses pendampingan berlangsung.

Baca Juga  Pererat Silahturahmi Bersama Warga, Danposramil Pitu Bersama Anggota Ikuti Sholat Subuh Berjamaah 

Dengan adanya kepedulian dari aparat kewilayahan, diharapkan masyarakat semakin sadar pentingnya dukungan moral dan sosial bagi penderita gangguan kejiwaan agar dapat kembali menjalani kehidupan secara normal di tengah lingkungan masyarakat.