KPK Cuma Numpang Makan di Rumah Saya!, Kontraktor Lombok Timur Buka Suara Usai Digeledah

Berita116 Dilihat

Kontrolnews.co – Lombok Timur | Penggeledahan yang dilakukan tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Bermis 2, Kelurahan Kembangsari, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur, Sabtu (26/07/2026) meninggalkan cerita mengejutkan.

Faukanuri, kontraktor yang kediamannya mendadak disatroni lembaga antirasuah tersebut, akhirnya buka suara dengan nada menohok. Bukannya menyita dokumen krusial, menetapkan tersangka dilokasi, ia justru berseloroh kedatangan tim KPK ke rumahnya tak lebih dari sekadar kunjungan untuk mengisi perut.

“Setelah penggeledahan selesai, tidak ada apa-apa. KPK malah cuma numpang makan dirumah saya,”ujar Faukanuri saat dikonfirmasi mengenai aksi penggeledahan tersebut.

Baca Juga  Pemkab Bogor Perkuat Peran Bunda PAUD Tingkatkan Akses Pendidikan Anak

Tepis Isu PDAM Giri Menang dan Proyek Lombok Barat
Pernyataan menohok tersebut disampaikan Faukanuri sekaligus untuk menepis berbagai spekulasi miring yang beredar di publik. Ia secara tegas membantah memiliki hubungan maupun keterlibatan dalam kasus hukum yang menyeret nama Direktur Utama PDAM Giri Menang.

Tak berhenti disitu, ia juga meluruskan kabar burung yang mengaitkan namanya dengan deretan proyek pembangunan diwilayah tetangga, Kabupaten Lombok Barat. Faukanuri menegaskan rekam jejak bisnisnya sama sekali bersih dari keterikatan proyek apa pun didaerah tersebut.

Baca Juga  Diskominfo Dorong Karang Taruna Jadi Produsen Konten Positif

“Saya tegaskan, saya tidak ada keterlibatan sama sekali dengan Dirut PDAM Giri Menang. Begitu juga dengan proyek apa pun yang ada di Kabupaten Lombok Barat, tidak ada hubungannya dengan saya,”tegasnya.

Aksi penggeledahan oleh lembaga antikorupsi ini sempat menyedot perhatian warga sekitar kawasan Bermis 2. Namun, hingga saat ini pihak KPK belum memberikan rilis resmi mengenai penggeledahan tersebut maupun status hukum kasus yang sedang disidik di kawasan Nusa Tenggara Barat ini.