KDM: Ramaikan Medsos, Laporkan Warung Tramadol dan Miras, Ada Hadiahnya

Berita82 Dilihat

Kontrolnews.co – Jabar | Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM, meluncurkan terobosan baru dalam upaya pemberantasan peredaran Obat Keras Tertentu (OKT) dan minuman keras ilegal di Jawa Barat. KDM mengajak seluruh lapisan elemen masyarakat untuk aktif melaporkan melalui media sosial.

Ajakan tersebut disampaikan KDM dalam sebuah tayangan video berdurasi 2 menit 47 detik channel https://youtu.be/kBttlTict7A?si=fxBTJj7QoZEZpLQh dalam video tersebut, KDM menyoroti maraknya penjualan tramadol dan warung-warung yang menjual minuman keras secara ilegal.

Baca Juga  Normalisasi Sungai Cibeuteung Jadi Langkah Strategis Pemkab Bogor Tangani Banjir

“Sekarang ini banyak orang yang jualan tramadol, warung-warung minuman keras ilegal,” ujar KDM.

Untuk mendorong partisipasi publik, KDM menawarkan insentif bagi warga yang berani melaporkan. “Bagi warga Jabar siapa yang bisa memposting, menceritakan warung-warung tramadol di media sosial saya akan kasih hadiah juga,” tegasnya.

KDM menekankan bahwa langkah ini penting untuk melindungi generasi muda Jawa Barat dari dampak buruk peredaran obat terlarang dan miras

Baca Juga  Seleksi Terus Berlanjut, Bupati Bogor Pastikan Jabatan Diisi Talenta Terbaik

“Ayo, kita ramaikan media sosial kita dengan menayangkan orang-orang yang berdagang di Jawa Barat, merusak moral anak-anak Jawa Barat,” ajaknya.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap gerakan ini dapat menjadi pengawasan kolektif masyarakat. Dengan keterlibatan warga, aparat diharapkan lebih cepat menindak lokasi-lokasi yang menjadi titik peredaran OKT dan miras ilegal.

KDM juga mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dalam bermedia sosial, memastikan informasi yang dibagikan akurat dan tidak melanggar hukum, serta mengutamakan keselamatan saat melakukan pelaporan.

Komentar