Pemkot dan LPM Harus Kolaborasi Untuk Bandung Unggul

Berita127 Dilihat

Kontrolnews.co – Bandung | Membangun Kota Bandung tidak cukup hanya dengan mempercantik pusat kota atau menjalankan program pembangunan dari tingkat pemerintahan kota. Kemajuan Bandung sesungguhnya juga ditentukan oleh kualitas pembangunan di tingkat kewilayahan. Karena itu, Pemerintah Kota Bandung perlu semakin memperkuat kolaborasi dengan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kota Bandung sebagai salah satu unsur yang memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat.

LPM memiliki posisi penting karena berada dekat dengan persoalan sehari-hari warga. Mulai dari kondisi lingkungan, infrastruktur permukiman, persoalan sosial, kebersihan, pemberdayaan ekonomi masyarakat hingga kebutuhan pembangunan di tingkat kelurahan. Potensi tersebut seharusnya menjadikan LPM bukan sekadar pelengkap kelembagaan, tetapi mitra strategis Pemkot Bandung dalam merencanakan, mengawal, dan mengevaluasi pembangunan kewilayahan.

Kolaborasi Pemkot dan LPM juga diperlukan agar pembangunan tidak terlalu bersifat top-down. Pemerintah memiliki kebijakan, anggaran dan perangkat birokrasi, sedangkan LPM memiliki pengetahuan mengenai kebutuhan riil masyarakat di lapangan. Ketika keduanya dipertemukan dalam perencanaan yang terukur, program pembangunan akan lebih tepat sasaran dan manfaatnya dapat lebih cepat dirasakan masyarakat.

Baca Juga  Disdamkar Tingkatkan Kesiapsiagaan dan Pelayanan kepada Masyarakat

Sudah saatnya setiap kecamatan dan kelurahan di Bandung memiliki target kemajuan kewilayahan yang jelas dan terukur. Persoalan jalan lingkungan, drainase, sampah, ruang publik, UMKM, keamanan lingkungan, pelayanan sosial hingga pemberdayaan pemuda dapat dipetakan bersama antara pemerintah, LPM, RT/RW dan masyarakat. Dengan demikian, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari banyaknya program yang dilaksanakan, tetapi dari perubahan nyata yang terjadi di lingkungan warga.

Baca Juga  Sekda Kabupaten Bogor Ingatkan ASN Tingkatkan Profesionalisme dan Orientasi Pelayanan

Pemkot Bandung juga dapat menjadikan LPM sebagai salah satu penggerak inovasi kewilayahan. Setiap kelurahan dapat didorong memiliki program unggulan sesuai karakter dan potensinya. Kelurahan yang berhasil melakukan inovasi, meningkatkan partisipasi masyarakat, menjaga kebersihan serta menyelesaikan persoalan lingkungannya dapat diberikan apresiasi dan dijadikan contoh bagi wilayah lainnya.

Bandung ke depan membutuhkan pemerintahan yang semakin kolaboratif. Pemkot tidak dapat bekerja sendiri, demikian pula LPM tidak boleh berjalan sendiri. Keduanya harus berada dalam satu semangat: menghadirkan pembangunan yang benar-benar berangkat dari kebutuhan masyarakat dan memberikan ruang lebih besar kepada warga untuk ikut menentukan masa depan lingkungannya.

Baca Juga  Pemkab Bogor Konsisten Terus Hadirkan Layanan Isbat Nikah Gratis

Jika kolaborasi ini dibangun secara konsisten, terstruktur dan berkelanjutan, Bandung berpeluang memiliki kualitas kewilayahan yang jauh lebih unggul dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Bandung yang lebih baik harus dimulai dari kelurahan yang lebih baik, lingkungan yang lebih tertata, masyarakat yang lebih berdaya, serta pemerintah dan LPM yang bekerja bersama untuk kepentingan warga.

Komentar