KSAD Tinjau APS Ciwastra, Dorong Percepatan Atasi Sampah di Bandung  

TNI POLRI156 Dilihat

Kontrolnews.co – Bandung | Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. meninjau langsung Alat Pemusnah Sampah (APS) di TPS Ciwastra, Kota Bandung, Jumat (4/9/2026).

Peninjauan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya TNI AD membantu menuntaskan permasalahan sampah. Turut mendampingi, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., pejabat utama Kodam III/Siliwangi, Dansatgas Citarum Harum, Sektor 9 Citarum Harum, Pemkot Bandung, dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung.

Dalam keterangannya, KSAD menegaskan pentingnya percepatan penggunaan teknologi pemusnah sampah yang telah lolos evaluasi.

Baca Juga  Kebakaran Lahan Perkebunan di Perbatasan Ciamis– Pangandaran, Polisi dan Warga Bahu-Membahu Padamkan Api

“Setelah saya melihat hidro mikro di Cisewu Garut dan sekarang di sini, saya sudah sampaikan ke LH bahwa pembakaran ini sudah lulus dan bisa dipergunakan. Kalau sudah lulus evaluasinya, kita percepat, kalau bisa ditingkatkan. Kalau tidak, kita cari alternatif lain,” ujar Jenderal Maruli.

Ia juga mengungkapkan rencana besar Pemprov Jawa Barat dalam pengolahan sampah menjadi energi.

Baca Juga  Jelang MotoGP Mandalika 2026, Ditlantas Polda NTB Siapkan 350 Personel dan 50 Kendaraan Pengamanan

“Pemerintah Jawa Barat akan membuat pengolahan sampah untuk solar, mudah-mudahan mulai bulan ini. Pembangunan pabriknya satu tahun dan mudah-mudahan bisa mengolah 1.000 ton per hari,” katanya.

Menurutnya, model incinerator seperti di Ciwastra sangat potensial untuk dikembangkan di daerah lain dengan menyesuaikan volume sampah.

“Saya yakin bisa dikembangkan di daerah lain yang volume sampahnya 500 ton atau 300 ton per hari. Tinggal diluluskan dulu, setelah memenuhi syarat baru kita kembangkan. Apa yang disampaikan Presiden tentang sistem desentralisasi itu bisa kita bantu dengan insinerator,” pungkasnya.

Baca Juga  Pangdam III/Siliwangi Buka Grasstrack Motocross Piala Pangdam Ke-3 di Bandung

Dengan peninjauan ini, diharapkan solusi penanganan sampah yang cepat, efektif, dan ramah lingkungan dapat segera direalisasikan, tidak hanya di Bandung tetapi juga di berbagai daerah di Indonesia.