MotoGP Mandalika 2026, Brimob Siagakan Satgas Antidrone  

TNI POLRI143 Dilihat

Kontrolnews.co – Lombok Tengah | Langit kawasan Sirkuit Mandalika, Kuta, Lombok Tengah, ikut mendapat perhatian mejelang Pertamina Grand Prix of Indonesia MotoGP 2026. Satgas Antidrone Korps Brigade Mobil (Brimob) Polri, Kamis (8/10/2026), mulai menempati pos di Bukit 360.

Penempatan personel berlangsung pukul 11.00 Wita dalam rangka Operasi Mandalika Rinjani 2026. Satgas Antidrone BKO Korps Brimob Mabes Polri disiapkan untuk mengantisipasi aktivitas drone liar, selama gelaran MotoGP pada 10-12 Oktober 2026.

Baca Juga  Polres Garut Bongkar Kasus TPPO, Lima Tersangka Terseret Kasus Eksploitasi Seksual

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M. mengatakan, keberadaan Satgas Antidrone menjadi bagian dari pengamanan kawasan udara area sirkuit. “Satgas Antidrone kami siagakan untuk mendeteksi serta menangani drone yang masuk ke area pengamanan tanpa izin. Langkah ini untuk menjaga keselamatan pembalap, official, penonton, serta seluruh pihak yang berada di kawasan sirkuit,” ungkapnya.

Dijelaskan, Satgas Anti Drone memiliki sejumlah metode penindakan. Teknologi jamming dapat mengacaukan sinyal GPS serta frekuensi komunikasi drone. Petugas juga dapat menggunakan metode Return to Home (RTH) untuk memaksa drone kembali ke titik awal peluncuran.

Baca Juga  Antisipasi Macet, Polda NTB Atur Arus Kedatangan dan Kepulangan Penonton

“Jika ditemukan drone yang mengganggu area pengamanan, petugas memiliki kemampuan untuk melakukan pengacauan sinyal, memaksa drone kembali ke titik awal, hingga pendaratan paksa di lokasi aman,” ujarnya.

Kombes Kholid kembali mengimbau masyarakat, agar tidak menerbangkan drone sembarangan di sekitar Sirkuit Mandalika.

“Kami mengingatkan masyarakat maupun pengunjung untuk tidak menerbangkan drone tanpa izin. Ikuti ketentuan petugas supaya pelaksanaan MotoGP berlangsung aman, tertib, serta nyaman,” tegasnya.

Komentar