Gadis Cantik keterbatasan Fisik Mampu Berkarya Dan Berprestasi

Berita, Ngawi301 Dilihat

kontrolnews.co – Ngawi | Dengan adanya kemajuan technologi yang berbasis digital, banyak kemudahan dalam aktifitas keseharian.

seperti yang dialami Gadis cantik dari desa Kersoharjo, kecamatan Geneng, kabupaten Ngawi.

Reni Lestari 28 tahun Anak dari pasangan Susyanto dan Sriatin, yang punya keterbatasan Fisik, ikut merasakan dampak majunya technologi digital, Rabu (31/08/2022).

“Walau punya kekurangan tak munyurutkan semangat Reni untuk berkarya”

Saat ditemui di Rumahnya, Reni menjelaskan kepada awak media kontrolnews, bahwa dirinya penulis yang tidak bisa menulis atau pengarang novel juga puisi.

Baca Juga  Peduli Air Bersih, Babinsa Posramil Pitu Kawal Distribusi Bantuan Air untuk Warga Desa Cantel

Diawali dengan main Facebook dan kemudian bergabung dengan komunitas difabel pada tahun 2019, Sejak saat itu Reni belajar menulis dengan handphone, karena keterbatasan fisik yang tidak mampu berjalan dan menulis, bahkan tidak pernah mengenyam bangku sekolah (pendidikan) sama sekali, Reni selalu disemangati dari teman- temannya sesama difabel.

“Pada tahun 2020 awal penerbitan buku yang dicetak dari penerbitan di Bandung menjadi motifasi terus maju dan sampai saat ini sudah lebih dari 15 buku, Kebanyakan buku yang dirilis dari kisah pribadi dan curhatan kawan sesamanya” jelasnya.

Baca Juga  Seleksi Terus Berlanjut, Bupati Bogor Pastikan Jabatan Diisi Talenta Terbaik

Reni Sering juga mengikuti lomba menulis online atas saran temannya, bahkan pernah menjadi juara 2 cerita pendek (Cerpen), dan juga di nobatkan juara 1 dalam kategori inspirasi online. Buku yang berjudul “kami Adalah Bintang Seperti Juga Dirmu” Mendapatkan apresiasi tinggi dari komunitas Menulis Online dari Bandung.

Sehingga pada tanggal 3 September 2021 berkesempatan menjadi Narasumber bedah buku yang di tulis dalam rangka bulan literisasi di Yogyakarta Lewat media online zoom, karena masa itu masih pandemi.

Baca Juga  Rudy Susmanto Ajak ASN Jadi Motor Percepatan Pembangunan dan Penyampai Informasi kepada Masyarakat

“Keinginan Reni saat ini bisa berkarya terus berkarya”

Agar masyarakat banyak yang menyukainya, bisa menjadi penyemangat untuk dirinya juga keluarganya, sehingga mampu mengubah pandangan orang yang negatif terhadap kekurangan fisiknya (difabel), juga harapannya bisa mengispirasi banyak orang dan menerbitkan buku solo. “pungkasnya.

(purwanto)