Saluran Limbah Mie Gacoan Gerlong Di Tutup Sektor 22 Citarum Harum

TNI POLRI487 Dilihat

Kontrolnews – Bandung | Satgas Citarum Harum Sektor 22 menutup saluran pembuangan limbah kotor Mie Gacoan yang berada di Jl. Dr. Setiabudi 191 B, Kelurahan Gegerkalong Kecamatan Sukasari Kota Bandung, Selasa 31/01/2023.

Aksi penutupan saluran limbah oleh Satgas Citarum Harum dipimpin Peltu Aris Santoso selaku BatiOps Sektor 22, merupakan penegasan tindakan pasca sidak bulan 13 Juli 2021.

“Air limbah Mie Gacoan di sini sudah dilakukan pembinaan melalui anjuran dan saran supaya tidak membuang limbah kotor, karena tidak ada kemajuan sampai saat ini maka kita cor hari ini,” tegas Aris.

Satgas Citarum Harum Sektor 22 selalu melakukan pembinaan kepada setiap pelaku industri yang menghasilkan limbah cair maupun padat, hal ini sesuai dengan Perpres 15 Tahun 2018 yaitu percepatan penanggulangan pencemaran daerah aliran sungai, dimana air limbah yang dibuang ke sungai harus sesuai bakumutu yang benar.

Limbah yang dihasilkan oleh Mie Gacoan termasuk kategori Limbah Domestik, di mana lebih dominan ke lemak yang berlebihan hingga posisi derajat keasaman ada di angka 0 (Nol) artinya sangat asam.

Baca Juga  Minggu Kasih di Gereja Santa Maria Mataram, Wakapolda NTB Ajak Keluarga dan Tokoh Agama Pelihara Kamtibmas

“Jika air limbah ini dipaksakan dibuang ke saluran maka biota air tidak akan bisa hidup maka untuk sementara limbahnya kita sarankan dimasukan ke Torn yang Kapasitas 5000 liter, selanjutnya diambil oleh PDAM biar diolah di sana,” imbuh Aris.

Hal senada diurai oleh Lurah Gegerkalong (Beben Rubianto, S.Ip., M.M.) yang turut menghadiri aksi penutupan, ia mengatakan bahwa Satgas Citarum Harum sangat membantu dalam sekala besar yang dicanangkan oleh Pemerintah Kota Bandung yaitu menuju Kota Layak Sehat.

Baca Juga  Dukung Program Polisi Bersama Masyarakat, Wakapolda NTB Gelar Subuh Keliling di Ampenan 

“Kita tidak bisa sendirian dalam menciptakan air sungai yang bersih dan sehat di lingkungan, hubungan lintas sektoral sangat dibutuhkan dengan tujuan menciptakan kebersihan di setiap sungai idealnya menuju Kota Layak Sehat,” ujar Beben.

Ia menambahkan, pelaku usaha jangan serta merta mengotori rumah kita, dimana dia mencari kehidupan yang layak malah kita dikotori, “Kita merasa terbantu dengan ketegasan tindakan pengecoran saluran limbah ini,” kata Beben.

Baca Juga  Dukung Program Polisi Bersama Masyarakat, Wakapolda NTB Gelar Subuh Keliling di Ampenan 

Giat penutupan oleh BatiOps Sektor 22, Dansub 08, PasiOps 22, BaOps 22, anggota Posko, Babinsa setempat, Lurah dan Staf Kelurahan Gegerkalong.