Agar Alam Tetap Terjaga, Sub 2 Cikembang Sektor 23 Citarum Harum Beri Edukasi Pada Masyarakat

TNI POLRI197 Dilihat

Kontrolnews.co – Kab. Bandung | Anggota Sektor 23/Pembibitan Satgas Citarum Harum Sub 2 Cikembang melakukan Sosialisasi di Petak 59/Cikeris yang berada di Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung Minggu (26/06/22).

Sertu Syarif selaku Baops Sektor 23/pembibitan sub 2 cikembang mengatakan, Kegiatan sosialisasi ini dilakukan untuk mengedukasi dan memberikan arahan tentang cara bertani yang baik sehingga alam akan tetap terjaga.

“Kita memberikan arahan kepada masyarakat tentang pola tanam yang baik dan memberikan himbauan agar menjaga dan merawat tanaman yamg sudah di tanam”. Katanya.

Baca Juga  Jum'at Keliling, Kapolda Jabar Ajak Warga Wujudkan Jaga Rawat Jawa Barat

Untuk itu, Lanjut Sertu Syarif, dengan adanya kegiatan sosialisasi di harapkan agar kesadaran warga akan cara bertani yang benar akan terwujud dan mengurangi adanya pembukaan lahan secara liar.

“Dengan melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat, berharap, agar pola pikir masyarakat akan lebih berkembang sehingga sasaran dari citarum harum akan tercapai”. Ucap dia.

Baca Juga  Kapolri Resmi Tutup Kejuaraan Bulu Tangkis Kapolri Cup 2026, Tegaskan Komitmen Polri Dukung Prestasi Atlet Nasional

Ditempat terpisah, Dansektor 23 Kol. Inf. Mochamad Ridwan mengatakan, sosialisasi merupakan tugas rutin sektor 23 pembibitan sebagai salahsatu upaya dalam menjaga lingkungan dan ekosistem.

“Diharapkan, dengan sosialisasi tersebut akan menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga ekosistem dan kelestarian lingkungan”. Katanya.

Pasalnya, menurut Dansektor, pepohonan khususnya pohon keras mempunyai peranan penting dalam upaya mitigasi bencana dan adaptasi perubahan iklim.

Baca Juga  Polisi Gagalkan Peredaran Ribuan Butir Obat Keras Tanpa Izin di Tarogong Kidul

“Berharap masyarakat paham akan pentingnya menjaga dan merawat pohon, karena pohon dapat meresap air jika hujan turun dan mencegah terjadinya bencana alam seperti tanah longsor maupun banjir”. Pungkasnya.

(Red)