Aktivis Islam Siap Bersinergi Dengan Polda Jabar Dalam Melawan Paham Radikalisme

Berita287 Dilihat

Kontrolnews – Bandung | Memasuki 2023 sebagai tahun politik, aktivis Islam Asep Hermawan berpesan agar segenap masyarakat menjadikannya sebagai tahun anti-infiltrasi virus radikalisme, intoleransi, dan terorisme.

Dalam keterangannya kepada awak media Kamis (2/2/2023), Asep menyampaikan, dia bersama teman-temannya sesama aktivis siap bersinergi dengan kepolisian Jawa Barat dalam melawan paham Radikalisme demi terciptanya kondusifitas Jawa Barat.

Baca Juga  Pelantikan PWI Kabupaten Sukabumi 2026–2029: Usung Visi MASAGI dan Misi KUAT, Komitmen Perkuat Profesionalisme Pers

“Kami akan melawan yg tidak sesuai dengan syariat islam, tanpa menghilangkan ruhul jihad,” tegasnya.

Dalam pengamatan Asep, meskipun pada 2022 telah terjadi penurunan terhadap Indeks Potensi Radikalisme, namun penanggulangan virus radikalisme terutama melalui dunia maya dalam bentuk propaganda dan narasi terselubung harus terus masif.

“Untuk itu, diperlukan tindakan preventif guna membendung paparan virus tersebut,” tandasnya.

Saat ini sudah banyak berbagai bentuk propaganda terselubung, kebencian terhadap pemerintah. Dan hal-hal seperti itu, menurutnya, harus ditekan lagi.

Baca Juga  Pekan Seni Media Rupakala 2026 Hadir Di Kabupaten Bogor

“Harus ada tindakan preventif yang dalam hal ini melalui narasi-narasi moderasi beragama,” jelasnya.

Ditandaskannya, sebagai aktivis Islam dia siap berkoordinasi dengan pihak Kepolisian dalam melawan paham Radikalisme demi terciptanya kondusifitas Jawa Barat.