Antisipasi Luapan Air Saat Hujan, Sub 14 Sektor 22 Citarum Harum Sigap Bersihkan Sungai Cikapundung

TNI POLRI247 Dilihat

Kontrolnews.co – Kota Bandung | Satgas Citarum Harum bersama Unsur kewilayahan mulai waspada menghadapi potensi banjir memasuki musim penghujan.

Untuk itu, Pembersihan sungai dan saluran dilakukan untuk mengantisipasi luapan air pasca hujan dalam beberapa hari terakhir.

Sektor 22 Citarum Harum Sub 14 bersama Gober kewilayahan menyusuri sungai Cikapundung sepanjang 50 meter di wilayah kelurahan Batununggal, Kecamatan Bandung kidul, Kota Bandung. Selasa (14/3/2022).

Pantauan dilokasi, Anggota Satgas Citarum Harum bersama Gober turun langsung membersihkan sungai dari sampah dan endapan lumpur yang menyebabkan aliran air tersumbat.

Dansub 14 Pelda Ujang Supriatna
meminta sinergitas seluruh masyarakat agar lebih bertanggung jawab serta peduli dengan lingkungan. Terlebih, tidak membuang sampah di sepanjang aliran sungai atau selokan yang dapat menimbulkan banjir.

“Pembersihan sungai rutin dilakukan.  Apalagi saat memasuki musim hujan, pembersihan lebih dimasifkan untuk mengantisipasi melubernya air ke jalan dan ke pemukiman rumah warga”. Jelasnya.

Baca Juga  Kapolres Lombok Timur Gelar Jumat Keliling di Masjid Nurul Sa’adah, Ajak Masyarakat Waspada Hoaks

Menurut Ujang, Hal ini dilaksanakan sebagai upaya antisipasi dalam mencegah meluapnya air sungai atau saluran air akibat adanya sedimentasi, sampah atau benda lainya di sungai.

“Pembersihan ini lebih kepada upaya untuk mengembalikan fungsi sungai yang sebenarnya, hal ini dilaksanakan secara rutin, sehingga saat debit air meningkat tidak meluap atau sampai menimbulkan genangan di titik tertentu”. Tuturnta.

Baca Juga  Dukung Program Polisi Bersama Masyarakat, Wakapolda NTB Gelar Subuh Keliling di Ampenan 

Dia menambahkan, secara umum kondisi sungai dan saluran air di Kota Bandung sudah sangat baik.

Namun demikian tingginya intensitas hujan dan bertambahnya volume air dengan cepat membuat terjadi genangan di beberapa titik, namun pasca hujan reda akan segera kembali normal.

“Kita ketahui Kota Bandung merupakan daerah hilir, selain sedimentasi, pasang surut air juga mempengaruhi perjalanan air menuju muara”. Imbuhnya.

Baca Juga  Irjen Kalingga Dukung Green Policing Lewat Penanaman Pohon di Kejati NTB

Oleh karena itu, Ujang mengimbau kepada masyarakat agar senantiasa menjaga kebersihan sungai dan saluran air lainya. Hal ini mengingat sudah memasuki musim hujan. Selain itu pula, masyarakat juga wajib menjaga kebersihan lingkungan.

“Selain menyebabkan air meluap akibat berkurangnya daya tampung sungai, sampah juga akan bergerak menuju muara, jadi masyarakat dimohon untuk tidak membuang sampah sembarangan, terlebih di sungai atau saluran air”. Harapnya.

(Red)