Bank Panin Dubai Syariah Salurkan Beasiswa bagi 30 Mahasiswa ITB, Gandeng IZI dan Rumah Amal sebagai Kolaborator

Pendidikan117 Dilihat

Kontrolnews.co – Kota Bandung | Panin Dubai Syariah Bank (PDSB) menyalurkan beasiswa kepada 30 mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) dari keluarga prasejahtera sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam memperluas akses pendidikan tinggi. Program tersebut dijalankan melalui kolaborasi bersama Direktorat Kemahasiswaan (Ditmawa) ITB, Panin Dubai Syariah Bank, Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), Yayasan Pembina Masjid Salman ITB, dan Rumah Amal Salman pada Kamis, 6 Agustus 2026 di ruang Galeri Utama, CC Timur ITB.

Dikatakan Kepala Divisi Pengembangan Bisnis sekaligus Ketua Pengelolaan Zakat di Panin Dubai Syariah Bank, Dr. Edy Tri Sujarwadi, beasiswa tersebut berasal dari dana zakat perusahaan yang dikelola untuk mendukung pemberdayaan mustahik, salah satunya melalui sektor pendidikan.

“Investasi di bidang pendidikan menjadi langkah strategis untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul sekaligus memperkuat daya saing bangsa,” katanya, Jumat (07/08/2026).

“Pendidikan menjadi fondasi penting bagi kemajuan bangsa. Karena itu, kami ingin membantu mahasiswa yang memiliki keterbatasan ekonomi agar dapat menyelesaikan studinya. Harapannya, mereka kelak memberi manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa,” imbuh Edy.

Dirinya menjelaskan, sebagai bank syariah, Panin Dubai Syariah Bank tidak hanya menjalankan fungsi komersial, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial. Karena itu, perusahaan berupaya membangun keterhubungan antara sektor bisnis dan sektor sosial melalui berbagai program pemberdayaan.

“Selain memberikan bantuan pendidikan, Panin Dubai Syariah Bank juga membuka peluang kolaborasi berupa program magang bagi mahasiswa. Kesempatan tersebut diharapkan menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah menuju dunia kerja professional,” beber Edy.

Pemberdayaan yang dilakukan, kata dia, tidak berhenti pada pemberian bantuan finansial. PDSB juga mendorong peningkatan literasi keuangan syariah di kalangan mahasiswa agar mereka lebih siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.

“Kami berharap para penerima beasiswa dapat menjadi agent of change yang ikut memperkenalkan nilai-nilai perbankan syariah serta memperluas literasi keuangan syariah di tengah masyarakat,” tuturnya.

Program tersebut mendapat apresiasi dari Direktur Direktorat Kemahasiswaan ITB, Prof. Dr. apt. Muhamad Insanu, S.Si., M.Si, yang mengatakan dukungan dari industri termasuk perbankan menjadi faktor penting dalam memperluas akses pendidikan bagi mahasiswa yang membutuhkan.

Ia menyebut hingga 2025 nilai beasiswa yang disalurkan melalui ITB mencapai sekitar Rp120 miliar. Sementara hingga pertengahan 2026, nilai penyaluran telah mendekati Rp90 miliar. Bantuan tersebut mencakup pembiayaan uang kuliah tunggal (UKT), biaya hidup, penyelesaian tugas akhir, hingga dukungan sarana pendidikan seperti laptop.

Menurut Insanu, kolaborasi dengan berbagai mitra tidak hanya membantu pemenuhan kebutuhan finansial mahasiswa, tetapi juga membuka ruang pengembangan kapasitas melalui program magang, kepemimpinan, kerja sama tim, dan penyelesaian masalah.

“Di era sekarang, perguruan tinggi tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dari berbagai pihak termasuk yang dilaksanakan hari ini bersama Panin Dubai Syariah Bank yang memberikan beasiswa kepada mahasiswa ITB sangat membuat kami bahagia,” ujarnya.

Ia berpesan agar para penerima beasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya dan kelak memberikan kontribusi yang lebih luas kepada masyarakat. Ia juga berharap kolaborasi dengan Panin Dubai Syariah dapat berkembang di bidang lain, seperti riset, pengembangan pendidikan termasuk kesempatan magang di dunia perbankan.

Salah seorang penerima beasiswa, Athif Aunurrafi Sabiq, mahasiswa jurusan Rekayasa Kehutanan Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) ITB angkatan 2025, mengaku bantuan tersebut sangat berarti baginya.

Athif mengatakan beasiswa itu membantu meringankan biaya kuliah yang harus ditanggung keluarganya. Ia berharap dapat menyelesaikan studi dengan baik dan membalas kepercayaan yang diberikan melalui pengabdian kepada masyarakat.

“Saya berasal dari keluarga sederhana. Ketika mendapat kabar menjadi penerima beasiswa dari Panin Dubai Syariah, saya sangat bersyukur. Bantuan ini meringankan biaya UKT saya. Semoga nanti kami bisa membalasnya dengan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Melalui kolaborasi bersama antara Direktorat Kemahasiswaan ITB, Panin Dubai Syariah Bank, Inisiatif Zakat Indonesia, Yayasan Pembina Masjid Salman ITB, dan Rumah Amal Salman, diharapkan program beasiswa ini tidak hanya membantu mahasiswa menyelesaikan pendidikan, tetapi juga melahirkan generasi yang berprestasi, memiliki kepedulian sosial, serta mampu menjadi penggerak literasi ekonomi syariah di Indonesia.