Bersama Aktivis Lingkungan Sektor 22 Buat Inovasi Pengolahan Sampah Ramah Lingkungan

TNI POLRI249 Dilihat

Kontrolnews.co – Bandung | Sektor 22 Citarum harum berkolaborasi bersama para aktifis dan penggiat lingkungan membuat inovasi Pengelolaan sampah yang ramah lingkungan.

Dansektor 22 Kol. Kav. Sugiono mengatakan, Pengelolaan sampah yang dilakukan menggunakan sebuah alat pembakar sampah (incinerator) ramah lingkungan, sebab tanpa menimbulkan polutan.

“Incinerator ini bisa jadi percontohan untuk wilayah lainnya dalam hal pengelolaan sampah. Karena inovasi ini sampah selesai tanpa adnya pencemaran udara atupun air”. Kata Sugiono saat melakukan praktek pembakaran sampah di Posko Sektor 22 Citarum Harum. Rabu (24/8/2022).

Baca Juga  Cegah Bullying dan Kenakalan Remaja, Wakapolda NTB Sambangi SMPN 6 Mataram

Sugiono menilai, inovasi yang dilakukan antara satgas Citarum harum bersama dengan generasi bangsa adalah salah satu terobosan baik untuk mengurangi problem sampah di Kota Bandung.

“Ini salah satu jalan keluar dan solusi permasalahan sampah di Kota Bandung. Karena dapat menyelesaikan 1 ton sampah dalam waktu 4 sampai 5 jam”. Ujar dia.

Baca Juga  282 Bintara Infanteri Resmi Dilantik di Rindam III/Siliwangi

Sugiono menambahkan, alat pembakar sampah ini bisa diadopsi untuk di tempat-tempat lain.

“Tentunya alat ini dengan pengembangan yang ramah lingkungan”. Tambahnya.

Untuk cara kerjanya, lanjut Sugiono, awalnya sampah dimasukan ke dalam mesin pembakar dan tidak memerlukan bahan bakar tambahan.

“Setelah dibakar, menjadi abu yang bisa di gunakan untuk berbagi macam. Selain ramah lingkungan, dari pengolahan sampah menggunakan alat ini juga menghasilkan Pupuk Organik Cair (POC)”. Ujar dia.

Baca Juga  Minggu Kasih di Gereja Santa Maria Mataram, Wakapolda NTB Ajak Keluarga dan Tokoh Agama Pelihara Kamtibmas

Sugiono berharap, dengan adanya alat incinerator ini bisa menjadi solusi untuk menyelesaikan masalah bukan memindahkan masalah.

“Mudah-mudahan alat ini menjadi salah satu alternatif pengurangan sampah di Kota Bandung”. Pungkasnya.