Cegah Penyebaran PMK, Petugas Gabungan TNI Polri Awasi Mobilitas Hewan Ternak di Cemoro Sewu

TNI POLRI221 Dilihat

Kontrolnews.co – Magetan | Menjelang perayaan hari raya kurban atau Idul Adha 1443 H, petugas gabungan dari TNI/Polri bersama dengan Balai Karantina menggelar razia pada truk pengangkut ternak di perbatasan jawatimur dan jawa tengah di Pos pemeriksaan cemoro sewu. Dalam kegiatan ini Personel Pos Penyekatan Cemorosewu yang terlibat adalah Anggota Babinsa Koramil Tipe B 0804/02 Plaosan  2 anggota,  Polri : 4 Anggota, Dishub : 2 orang,  Dinas Peternakan dan Perikanan : 2 orang, Satpol PP : 2 ora

Dalam Upaya mencegah penyebaran virus Penyakit Mulut dan Kuku (PKM), petugas gabungan melakukan pengawasan terhadap pengiriman ternak yang berasal dari Jawa tengah dan Jawa timur. Hal ini dilakukan mengingat per hari ini di perbatasan Cemoro Sewu masuk dalam zona kuning kasus penyebaran wabah PMK yang telah ditemukan menjangkit ternak sap

Adapun data yang dihimpun oleh TIMES Indonesia, kini sebanyak 95 ekor hewan ternak dari 18 Kecamatan di Kabupaten Magetan telah teridentifikasi suspect PMK. Dengan hal ini, para petugas pun memperketat akses masuk jawa tengah dan jawa timur di perbatasan Pos cemoro sewu terutama pada sektor pengiriman hewan terna

Baca Juga  Polisi Gagalkan Peredaran Ribuan Butir Obat Keras Tanpa Izin di Tarogong Kidul

“Kegiatan ini sifatnya adalah antisipasi terkait penyebaran PMK yang ada di Magetan. Terutama pengiriman ternak dari Jawa Timur ke propinsi jawa tengah akan lebih kami pantau,” ungkap Kapolres Magetan AKBP Yakhob Silvana Delareskha SIK MSi

Pada razia yang dilaksanakan Sabtu Sore (11/6/2022) dan digelar di pintu masuk jawah tenga di cemoro sewu tersebut, terpantau banyak kendaraan, termasuk beberapa diantaranya ditemui truk pengangkut hewan terna

Baca Juga  Polda Jabar Maksimalkan Pengamanan Laga Ketiga Persib Bandung di Piala Presiden 2026

Dalam upaya pengetatan pemeriksaan truk ternak ini, Yakhob menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan razia seiring datangnya hari raya kurban mendatang. Targetnya ternak yang datang dari jawatengah menuju jawa timur dipastikan sehat dan dokumennya lengk

Selain itu, hasil dari razia hewan ternak baik sapi, kambing, dan hewan ternak berkuku dua yang masuk maupun keluar Kabupaten Magetan terpantau sehat dan tidak ditemukan suspect PMK

Baca Juga  Jum'at Keliling, Kapolda Jabar Ajak Warga Wujudkan Jaga Rawat Jawa Barat

Yakhob menambahkan Magetan masih bebas dari wabah PMK sehingga pengiriman ternak keluar propinsi tetap diperbolehkan

“Namun, dengan aturan ketat. Truk pengangkut ternak diberikan segel, tidak dibuka sebelum tiba di kota tujuan pengiriman,” pungkas Yakhob

(Pendim 0804 / Hadi)