Kontrolnews.co – Sragen | Komandan Korem (Danrem) 074/Warastratama, Kolonel Inf. Muhammad Arry Yudistira, S.I.P., M.I.Pol., M.Han., meresmikan hasil rehabilitasi Panti Asuhan Muhammadiyah Sragen, Jawa Tengah. Program karya bakti TNI Angkatan Darat ini bertujuan meningkatkan kelayakan fasilitas bagi anak-anak asuh sekaligus memperkuat kepedulian sosial dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Rehabilitasi tersebut tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik bangunan, tetapi juga disertai kegiatan sosial berupa pendampingan pembuatan akta kelahiran serta penyaluran 50 paket sembako kepada warga sekitar panti yang membutuhkan.
Saat meninjau hasil rehabilitasi, Danrem 074/Warastratama mengapresiasi semangat personel TNI dan masyarakat yang bergotong royong menyelesaikan pekerjaan tersebut.
Menurutnya, kerja sama yang baik antara TNI dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran pembangunan hingga selesai sesuai target.
Melalui kegiatan karya bakti ini, diharapkan tumbuh kepedulian sosial terhadap anak-anak yatim piatu serta semakin kuat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Ia menjelaskan, program karya bakti tersebut secara rutin dilaksanakan dua kali dalam setahun di wilayah Soloraya, yakni pada semester pertama dan semester kedua. Pada pelaksanaan semester kedua, kegiatan dipusatkan di Panti Asuhan Muhammadiyah Sragen.
Dandim Sragen: Fasilitas Panti Kini Lebih Layak
Komandan Kodim (Dandim) 0725/Sragen, Letkol Inf. Dindin Rohidin, S.I.P., menjelaskan bahwa rehabilitasi mencakup sejumlah bagian bangunan dan pengadaan fasilitas penunjang kebutuhan anak-anak asuh.
Pekerjaan yang dilakukan meliputi pemasangan plafon dan keramik, pengecatan dinding, perbaikan kamar mandi, ruang belajar, dapur, serta ruang makan. Selain itu, dilakukan pengadaan fasilitas olahraga, kasur dan sprei, serta kotak pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K).
Menurut Dandim, pengerjaan rehabilitasi dimulai pada akhir September dan kini telah selesai.
“Alhamdulillah, sekarang sudah selesai. Semoga fasilitas ini bermanfaat bagi adik-adik yang tinggal di panti asuhan dan membuat mereka semakin nyaman,” jelas Letkol Inf. Dindin Rohidin.
Ia menambahkan, selain melakukan rehabilitasi bangunan, TNI juga memberikan pendampingan dalam proses pembuatan akta kelahiran sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat.
Pengurus Panti Apresiasi Kepedulian TNI
Ketua Pengurus Panti Asuhan Muhammadiyah Sragen, Thoyyib Kamaludin, S.Ag., menyampaikan terima kasih kepada jajaran TNI atas perhatian dan kepedulian terhadap kesejahteraan anak-anak asuh di panti tersebut.
Ia menjelaskan, saat ini terdapat 59 anak asuh yang terdiri atas 24 anak laki-laki dan 35 anak perempuan. Anak-anak tersebut menempuh pendidikan mulai tingkat sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), hingga perguruan tinggi. Tempat tinggal anak asuh putra dan putri berada di lokasi yang terpisah.
“Atas nama yayasan, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada TNI atas kepeduliannya. Selama ini, renovasi fasilitas panti kami lakukan dengan mengandalkan zakat, infak, dan bantuan para donatur,” ungkap Thoyyib.
Ia berharap bantuan rehabilitasi tersebut dapat meningkatkan kualitas fasilitas panti sehingga anak-anak asuh dapat tinggal dan menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman.
Menurutnya, dukungan dari TNI menjadi bentuk perhatian yang sangat berarti bagi pengelola panti dalam memenuhi kebutuhan anak-anak asuh.
Danrem Serahkan Akta Kelahiran dan 50 Paket Sembako
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Danrem 074/Warastratama juga menyerahkan dokumen akta kelahiran atas nama Alfatizqi, warga Kutorejo, RT 02, Sragen Tengah.
Selain itu, sebanyak 50 paket sembako disalurkan kepada warga di sekitar panti yang membutuhkan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya TNI untuk membantu masyarakat melalui pembangunan fasilitas sosial, pelayanan administrasi kependudukan, serta bantuan kebutuhan pokok.
Dengan selesainya rehabilitasi Panti Asuhan Muhammadiyah Sragen, fasilitas yang tersedia diharapkan semakin layak dan mendukung kebutuhan pendidikan serta keseharian 59 anak asuh. Program karya bakti tersebut sekaligus menjadi wujud sinergi TNI dan masyarakat dalam membangun kepedulian sosial di wilayah Soloraya.





Komentar