Kontrolnews.co – Bandung | Dansektor 22 Citarum harum menghadiri Serah terima dan peresmian Tempat Pembuangan Sampah Reduce, Reuse, Recyle (TPS3R) Citarum Harum KSM Hikmah, Kelurahan Panjunan Kecamatan Astanaanyar Kota Bandung yang telah terbangun. Rabu (08/12/21).
Dalam giat ini turut hadir, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Bandung, Camat Astanaanyar, Lurah Panjunan, Satgas Citarum Harum Sektor 22, Bhabinkamtibmas Kelurahan Panjunan, Babinsa Kelurahan Panjunan, Ketua RW 05 dan Ketua RT 04 Kel. Panjunan, Advisory Citarum Harum, Fasilitator Provinsi TPS3R, Ketua KSM dan Ketua KPP Hikmah serta Perwakilan Warga.
Dalam sambutannya, Camat Astanaanyar Drs. Syukur Sabar menyampaikan, Kita selalu di hadapkan dengan masalah klasik yang berkaitan dengan sampah.
“KSM tidak hanya bertugas membangun saja kerena sampah merupakan urusan kita semua”. Ucapnya.
Untuk KSM, Lanjut Syukur Sabar, harus mampu memberikan satu perubahan dalam 1 minggu ke depan ini, dan masyarakat harus mau serta mampu menjadi agen perubahan, menjadi sebuah sebuah kebiasaan baru menjadi sebuah prilaku di dalam pengelolaan serta pengolahan sampah.
“Kita tuntaskan permasalahan sampah ini, yang penting kita bisa merubah paradigma masyarakat untuk mengarah ke arah yang lebih baik melakukan hal yang terbaik”. Ujar nya.
Untuk itu, Camat berharap, bisa menjadi percontohan pertama karena ada organisasi yang menjalani, merubah prilaku masyarakat tidaklah susah, kita ajak kita himbau dengan sebaik-baiknya dan jangan menunggu lama.
“Kita langsung laksanakan agar ada satu perubahan agar tidak dihantui lagi dengan sampah jangan sampai ada bahasa bandung lautan sampah, tapi akan muncul bandung berbagi kasih dan sayang, bandung lautan ketakwaan dan hal hal yang positif, dan sebuah langkah menjadi TPS yang berkembang dan lebih maju”. Harapnya.
Sementara itu, Perwakilan Dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Bandung Risa Dwi Susanti, SP. Menyampaikan, Bahwa Kota Bandung mendapatkan bantuan pembangunan TPS 3R berikut dengan sarana dan prasarananya pada tahun 2021.
“Dengan segala kekurangan dan kelebihannya, akhirnya kita mendapatkan hibah dari PUPR yang melalui APBD dan melalui Program kegiatan Citarum Harum dan Kota Bandung, dengan segala konsekuensinya harus bisa membantu oprasional dari kegiatan yang ada di TPS 3R”. Ucapnya.
Menurutnya, Sejalan dengan permasalahan yang ada di Kota Bandung mengenai persampahan mungkin menjadi tanggungjawab DLHK dan KPP dalam mengelola TPS 3R.
“kita semua di hadang oleh penanganan dan pengurangan sampah, karena pada saat ini memang banyak keterbatasan dalam pengangkutan sampah di TPA itu satu tantangan buat KSM, harus bisa menangani permasalahan sampah”. Tuturnya.
Untuk itu, Pihaknya berharap, kepada KSM agar bisa lebih solid dan di mulai bagaimana cara menangani, mengolah sampah juga bagaimana cara memanfaatkan seperti apa yang sudah menjadi program TPS 3R, tugas serta tanggung jawab dari anggotanya jangan sampai hasilnya kurang maksimal, intinya harus selalu berjuang.
“Kita harus bisa menjadi percontohan di wilayah Kecamatan Astanaanyar, mudah-mudahan bisa membantu penanganan mengurangi sampah khusus di Kota Bandung”. Harapnya.
“Mari berkolaborasi dengan DLHK dengan aparat pemerintahan dan harus selalu berkomunikasi dengan kami dan berdiskusi bersama-sama, bagaimanapun apaun yang terjadi merupakan tanggung jawab DLHK, kami ucapkan terimakasih kepada balai PUPR yang sudah memberikan hibah”. Tambahnya.
Ditempat yang sama, Dansektor 22 Citarum Harum Kol Inf. Eppy Gustiawan, S.I.P., mengatakan, sampah yang menjadi dilema buat Kota Bandung, namun sampah merupakan tanggungjawab kita bersama, sampah dihasilkan oleh setiap perorangan, kita harus ada aturan, jika aturan tidak dimainkan atau ditegakkan maka akan sia-sia tidak akan tergunakan anggaran akan habis begitu saja.
“Kita juga harus dapat membangun karakter masyarakat yang terpola, kita harus dapat memanfaatkan hasil secara bersama-sama, kita berharap dengan adanya ini bisa betmanfaat bagi kita semua”. Katanya.
Ketua KSM Hikmah TPS 3R Ujang Saepudin, menyampaikan, program kelanjutannya kami dengan Kecamatan, Kelurahan, swadaya masyarakat sekitar maupun tingkat RW khususnya dan instansi-instansi terkait kami akan bekerja sama seluruh KPP masyarakat untuk menanggulangi sampah.
“Mudah-mudahan di kelolanya sampah bisa memilah di proses dengan standar yang ada memisahkan sampah organik dan non organik yang bisa di olah menjadi pupuk”. Pungkasnya.
(Soleh)




