Kontrolnews – Kab Bandung | Dansektor 7 Kolonel Caj (K) Nurjanah Suat, S.Pd.,M.Si dampingi BBWS Citarum dan BPN Kabupaten Bandung lakukan giat lanjutan pengukuran garis sempadan Oxbow Rancamanyar. Jum’at (22/09/23).
Pengukuran dilaksanakan guna mensinkronisasikan garis yang ada di sempadan sungai, agar revitalisasi bisa berjalan lebih lancar dan tidak lagi berbenturan dengan lahan kepemilikan warga.
Di ketahui bahwa revitalisasi juga merupakan salah satu upaya pengangkatan sedimentasi yang sudah lama mengendap di sungai citarum lama agar dapat mengembalikan kembali fungsi sungai.
Selain mengaktifkan kembali fungsi sungai Citarum lama, yang di lakukan Sektor 7 Citarum Harum secara pentahelix salah satunya adalah pengendalian pemanfaatan ruang, yang nantinya di sekitar sungai akan lebih di tata dengan tujuan supaya perekonomian warga sekitar bisa lebih meningkat dengan di buatkannya jalan inspeksi dan ruang publik.
Dalam keterangannya Kolonel Caj (K) Nurjanah Suat menyebutkan, kami bersama BBWS dan BPN terus lakukan pengukuran guna mensinkronisasi dan validasi batas lahan, antara oxbow rancamanyar dengan lahan warga.
“Sejauh ini memang ada beberapa kendala terkait kepemilikan lahan, maka dari itu kami terus berupaya bekerja sebaik mungkin agar antara kami dan warga tidak terjadi perselisihan dan perdebatan lagi terkait lahan,” ujar Dansektor.
Namun, sambung Dansektor, sejauh ini permasalahan tersebut masih dapat kami diskusikan dan masih dapat kami berikan solusi dari opsi-opsi hasil koordinasi dan sosialisasi bersama warga pada saat kemarin.
“Intinya kami, merevitalisasi, bukan untuk kepentingan sebuah program, melainkan kami mencari solusi guna meminimalisir banjir yang terjadi di wilayah ini, selain dari itu tujuan kami juga untuk meningkatkan taraf ekonomi warga jika jalan inspeksi dan ruang publik sudah di buat, sehingga dalam pengendalian pemanfaatan tata ruang pun bisa di kelola dengan baik,” tandas Nurjanah Suat.




