Dengan Khidmat dan Semangat Perjuangan, Malam Tirakatan HUT RI ke-80 Warnai Desa Pocol

Berita196 Dilihat

Kontrolnews.co – Ngawi | Semangat nasionalisme dan kebersamaan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Pocol, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi. Pemerintah desa setempat menggelar malam tirakatan yang sarat nilai perjuangan dan spiritualitas, sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan sekaligus wujud komitmen membangun desa menuju Indonesia Emas 2045.

Acara yang berlangsung khidmat pada Sabtu malam (16/8/2025) di Aula Kantor Desa Pocol tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Pocol Uswatun Hasanah, jajaran perangkat desa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, Ketua dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), para ketua RT/RW, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Pocol Uswatun Hasanah menegaskan bahwa peringatan Hari Kemerdekaan bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting untuk memperkuat semangat nasionalisme, gotong royong, dan komitmen bersama dalam membangun desa yang maju, mandiri, dan berdaya saing tinggi.

“Kami berharap Desa Pocol semakin maju, solid, dan siap berkontribusi lebih besar dalam pembangunan serta peningkatan kesejahteraan warga, seiring dengan semangat kemerdekaan ini,” ujarnya.

Baca Juga  KDM: Ramaikan Medsos, Laporkan Warung Tramadol dan Miras, Ada Hadiahnya

Suasana malam tirakatan semakin khidmat ketika seluruh hadirin mengikuti doa bersama dan renungan perjuangan yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Dalam doa tersebut, warga memanjatkan rasa syukur atas nikmat kemerdekaan serta memohon agar bangsa Indonesia senantiasa diberi kekuatan, persatuan, dan kedamaian dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

Foto: Pemotongan Tumpeng Oleh Kepala Desa Pocol dan diserahkan pada tokoh masyarakat

“Kami berdoa semoga para pahlawan bangsa mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan semoga generasi penerus mampu menjaga amanah kemerdekaan dengan kejujuran, kerja nyata, serta jiwa patriotisme,” tutur Uswatun Hasanah.

Baca Juga  Jelang Indonesia vs Vietnam, Bupati Rudy Kerahkan ASN dan Petugas Kebersihan Korve Stadion Pakansari

Tradisi malam tirakatan telah menjadi bagian penting dalam memperkuat nilai-nilai budaya, spiritualitas, dan solidaritas warga. Nilai-nilai inilah yang menjadi fondasi dalam mewujudkan cita-cita pembangunan hingga ke pelosok desa. Selain mempererat tali persaudaraan antar warga, kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran kolektif untuk terus menjaga semangat gotong royong sebagai warisan luhur bangsa.

Pelaksanaan kegiatan ini berlandaskan pada, Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, yang menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa, serta berpijak pada Pembukaan UUD 1945 alinea keempat, yaitu untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan memajukan kesejahteraan umum.

Sebagai penutup, Babinsa Desa Pocol Serka Agus Yuni berpesan agar masyarakat terus menjaga persatuan dan keamanan lingkungan sebagai bentuk nyata cinta tanah air.

“Kemerdekaan bukan hanya tentang bebas dari penjajahan, tetapi juga tanggung jawab untuk menjaga keutuhan bangsa dari segala ancaman. Mari kita jaga kerukunan, keamanan, dan ketertiban demi masa depan yang lebih baik,” pesannya.

Sementara itu, tokoh agama setempat menambahkan bahwa semangat kemerdekaan harus diiringi dengan keimanan, kejujuran, dan kerja keras. Hanya dengan itulah cita-cita besar menuju Indonesia Emas 2045 dapat terwujud.

Baca Juga  Normalisasi Sungai Cibeuteung Jadi Langkah Strategis Pemkab Bogor Tangani Banjir

Dengan semangat kebersamaan yang terpancar dalam malam tirakatan ini, warga Desa Pocol menunjukkan bahwa nilai perjuangan dan gotong royong masih hidup dan tumbuh subur di tengah masyarakat, menjadi kekuatan moral dan sosial dalam membangun bangsa dari desa menuju Indonesia yang lebih maju.