Kontrolnews.co – Sragen | Pengambilan sumpah jabatan Rukun Tetangga (RT) di Desa Jetak, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, dilaksanakan di Aula Desa Jetak pada Kamis (26/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat struktur pemerintahan desa sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Acara tersebut merupakan proses strategis dalam tata kelola pemerintahan di tingkat desa. RT sebagai unit terkecil dalam struktur pemerintahan di tingkat kelurahan maupun desa memiliki peran penting, karena menjadi garda terdepan dalam pelayanan administrasi, pembinaan lingkungan, serta menjembatani komunikasi antara pemerintah desa dan masyarakat.
Kepala Desa Jetak, Siswanto, S.Pd., M.A., menyampaikan bahwa pengambilan sumpah jabatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, memperkuat struktur pemerintahan desa, serta mendorong partisipasi aktif warga dalam pembangunan.
“Pelantikan ini dilaksanakan secara serentak terhadap 27 Ketua RT. Kami berharap para RT yang telah dilantik dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, karena jabatan ini merupakan amanah dari masyarakat melalui proses demokrasi,” ujarnya.
Menurutnya, RT memiliki peran strategis dalam membantu tugas pemerintahan desa, mulai dari pendataan warga, menjaga ketertiban lingkungan, hingga menggerakkan kegiatan sosial kemasyarakatan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh sekitar 150 orang, terdiri dari unsur Kecamatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perangkat desa setempat. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan sinergi dalam mendukung pembangunan dan pelayanan publik di tingkat desa.
Sementara itu, Camat Sidoharjo, Dwi Cahyono, S.STP., M.Si., dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada para Ketua RT yang baru dilantik. Ia berharap momentum pelantikan yang berlangsung di bulan Ramadan membawa keberkahan dan memudahkan dalam menjalankan tugas.
“Selamat kepada para Ketua RT yang telah dilantik. Semoga dapat menjalankan amanah dengan baik. Saya berpesan agar dalam melayani masyarakat, tidak ada perbedaan perlakuan. Ketika ada warga yang meninggal, sakit, atau memiliki hajatan, semuanya harus dilayani secara adil dan penuh kepedulian,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersamaan, gotong royong, dan solidaritas sosial di tengah masyarakat sebagai fondasi utama pembangunan desa.
Dengan dilantiknya 27 Ketua RT di Desa Jetak, diharapkan pelayanan publik semakin optimal, komunikasi antara warga dan pemerintah desa semakin baik, serta partisipasi masyarakat dalam pembangunan dapat terus meningkat.




