Di Petak 69G, Sektor 23 Sub 03 Citawa Lakukan Patroli: Menjaga Ekosistem dan Kelestarian Lingkunga

TNI POLRI183 Dilihat

Kontrolnews.co – Kab. Bandung | Anggota Sektor 23/Pembibitan Satgas Citarum Harum Sub 3 Citawa melakukan Patroli dan penanaman di petak 69G yang berada di Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung. Jumat (01/07/22).

Kegiatan di lakukan untuk menghijaukan lahan gundul yang masih ada di petak 69G, guna mengantisipasi longsor ataupun banjir ke daerah dataran rendah.

Pada kesempatan tersebut, Pratu Ilham bersama Anggota Sektor 23/pembibitan membawa bibit kopi, bibit tanaman keras yang sudah siap untuk ditanam dilahan kritis yang ada di petak 69G.

“Selain melaksanakan penanaman anggota wajib memberikan arahan mengenai perawatan pada tanaman yang baik dan benar, terutama untuk masyarakat di lahan yang memiliki kemiringan tidak wajar”. Katanya.

Menurut Pratu Ilham, Anggota TNI dan masyarakat melaksanakan penanaman dalam jarak tanaman yang sudah di tentukan sehingga tanaman akan tumbuh subur.

Baca Juga  Jum'at Keliling, Kapolda Jabar Ajak Warga Wujudkan Jaga Rawat Jawa Barat

“Penanaman dilakukan dengan jarak tanam yang sudah ditentukan yaitu dengan pola Agroforestry atau tumpang sari diantara tanaman masyarakat”. Tutur dia.

Penanaman ini, lanjut dia, merupakan dalam rangka untuk menghijaukan kembali lahan kritis diwiayah tersebut serta memberikan edukasi kepada masayarakat agar menjaga alam.

“Jika hutan aman terlindungi dan tidak gundul, air yang mengalir ke sungai Citarum akan bersih, serta tanaman yang kita sudah tanam bisa tumbuh dengan baik dan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat”. Katanya.

Baca Juga  Lansia Ditemukan Meninggal di Rumahnya, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Sementara itu, Dansektor 23 Kol. Inf. Mochamad Ridwan mengatakan, penanaman pohon tersebut dalam rangka menjaga lingkungan dan ekosistem dataran tinggi. Selain itu, penanaman pohon juga dilaksanakan sebagai salah satu upaya untuk mencegah longsor, banjir dan lainnya diwilayah tersebut.

“Penanaman pohon tersebut akan menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga ekosistem dan kelestarian lingkungan. Pasalnya, pepohonan mempunyai peranan penting dalam upaya mitigasi bencana dan adaptasi perubahan iklim”. Katanya.

Baca Juga  Resahkan Warga Di Kawasan Stasiun Garut, Tiga Orang Dalam Kondisi Pengaruh Miras Diamankan Polisi

Untuk itu, Dansektor berharap, kepada masyarakat untuk melakukan penanaman pohon, agar mencegah terjadinya bencana alam seperti tanah longsor maupun banjir.

“Pasalnya, air hujan yang turun diserap oleh tanaman sehingga tidak langsung mengalir dari hulu ke hilir yang nantinya menimbulkan banjir”. Pungkasnya.

(Red)