Dialog Interaktif Polisi Menyapa Dengan Tema Polda Papua Siap Berkolaborasi Dalam Penanganan Dampak Cuaca Ekstrim

Berita121 Dilihat

Kontrolnews – Papua | Dalam rangka menjaga situasi tetap Kondusif, Bidang Humas Polda Papua menggelar Dialog Interaktif Polisi Menyapa di Stasiun LPP-RRI dengan topik Polda Papua Siap Berkolaborasi Dalam Penanganan Dampak Cuaca Ekstrim, Kamis (12/1).

Hadir sebagai Narasumber Kabid Pencegahan dan Penanganan Bencana Dinas BPBD Papua Paminto Widodo dan Perwira Bidopsnal Dit Samapta Polda Papua Ipda Syarizal dengan pemandu acara Arul Firmansyah.

Paminto Widodo dalam kesempatannya mengatakan, untuk kesiap siagaan penanggulanagn bencana, BPBD Provinsi Papua melihat dari data bencana di Papua dari Tahun 2013 sampai Tahun 2022 memang jenis bencana yang mendominasi yaitu bencana hidrometeorologi sebesar 71%, bencana geologi 7% dan sisanya bencana sosial.

“Dalam menghadapi bencana, BPBD Provinsi Papua tidak bisa bekerja sendiri. BPBD membutuhkan yang disebut unsur pentahelik, unsur masyarakat, unsur dunia usaha, unsur akademisi dan unsur media massa, ini yang sedang dikembangkan sehingga masyarakat dapat menerima informasi yang benar dalam menangani bencana,” katanya.

Baca Juga  Sekolah Rakyat Permanen Jasinga Berkapasitas Ribuan Siswa

Lanjutnya ketika terjadi bencana ada beberapa sarana pendukung yang telah dipersiapkan dan terabgi dalam berbagai klaster, ada berbagai peralatan seperti tenda, dapur umur dan peralatan SAR lainnya serta yang tidak kalah penting adalah sarana komukasi dan edukasi.

“Khusus sarana komukasi dan edukasi, BPBD telah bekerja sama dengan BMKG, harapan bersama 2023 ini BPBD Papua sudah mempunya Call Center 117 yang akan memberikan dan menerima informasi mengenai bencana kepada seluruh masyarakat,” pungkasnya.

Baca Juga  Pemerataan Ekonomi Jadi Fokus, Pemkab Bogor Kembangkan Pusat Pertumbuhan di Barat dan Timur

Sementara itu, Ipda Syarizal menyampaikan bahwa dari Polda Papua sudah menyiapkan sumber daya manusia maupun sarana dan pra sarana dalam menghadapi bencana, hal tersebut sesuai dengan salah satu tugas pokok Kepolisian yaitu Harkamtibmas (Pemeliaraan keamanan dan ketertiban masyarakat) serta menjaga, melindungi dan mengayomi masyarakat dengan konsep cepat dan tepat.

“Dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia menghadapi bencana, Polda Papua telah melakukan pelatihan-pelatihan khusus di bidangnya sehingga sebisa mungkin ketika terjadi bencana bisa dilakukan pencegahan-pencegahan ataupun mengantisipasi dari hal-hal negatif yang merugikan,” ucapnya.

Baca Juga  Ruang Ekspresi Seniman dan Budayawan Kian Terbuka di Kabupaten Bogor

Dikatakan bahwa, Kepolisian sudah membuat SOP sebagai pedoman seluruh personel dalam bertindak dilapangan dalam penggulangan bencana sehingga sebisa mungkin meminimalisir dampak yang diberikan dengan cepat dan tepat untuk membantu masyarakat.

“Kolaborasi dan komunikasi oleh seluruh stakeholder dalam penanganan dampak cuaca ekstrim menjadi kunci utama, selain itu agar masyarakat dapat menyaring dengan cermat dalam menerima informasi sehingga risiko dari dampak cuaca ekstrim dapat terminimalisir,” pungkasnya.