Flyer Penculikan Anak Hoaks, Pemprov NTB Minta Warga Jangan Terpancing

Berita153 Dilihat

Kontrolnews – Mataram | Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) NTB sekaligus Juru Bicara Pemprov NTB menegaskan bahwa flyer tentang isu penculikan anak yang beredar di media sosial adalah hoaks dan bukan berasal dari Pemerintah Provinsi NTB.

Pemprov NTB meminta masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum jelas sumber maupun kebenarannya.

“Kami mengimbau masyarakat jangan mudah percaya dan jangan ikut menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Jangan sampai isu seperti ini memicu kepanikan atau tindakan yang tidak kita inginkan,” tegasnya.

Baca Juga  Direktur PDAM Lotim Bergerak Cepat Kroscek Pipa Rusak

Ia mengingatkan, pengalaman serupa pernah terjadi di sejumlah daerah, di mana seseorang diteriaki penculik lalu dikejar, dianiaya massa, bahkan sampai dibakar hanya karena isu yang tidak jelas kebenaran.

“Hal-hal seperti itu jangan sampai terjadi lagi di NTB. Karena itu masyarakat harus bijak, tenang, dan mengedepankan tabayun atau klarifikasi,” ujarnya.

Baca Juga  Pemkab Bogor Perkuat Budaya Literasi Pelajar Lewat Perpustakaan Keliling

Menurutnya, flyer tersebut dipastikan bukan produk resmi Pemprov NTB. Hal itu terlihat dari penggunaan logo Pemerintah Provinsi NTB yang tidak sesuai standar resmi.

“Saya sendiri menerima flyer itu dari seorang teman yang bertanya apakah benar berasal dari Pemprov NTB, dan sudah saya pastikan itu bukan,” katanya.

Pemprov NTB berharap aparat kepolisian dapat menelusuri pihak yang membuat dan menyebarkan flyer tersebut agar tidak terus menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Baca Juga  Rudy Susmanto Dorong Perusahaan Bangun Hutan Kota di Bantaran Sungai Cileungsi

Pemerintah Provinsi NTB juga mengajak masyarakat untuk selalu memeriksa kebenaran informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya demi menjaga keamanan, ketertiban, dan suasana yang kondusif di daerah.