Jaga Lingkungan, Sub 2 Cikembang Sektor 23 Citarum Harum Lakukan Patroli di Petak 59

TNI POLRI223 Dilihat

Kontrolnews.co – Kab. Bandung |  Anggota Sektor 23/Pembibitan Satgas Citarum Harum Sub 2 Cikembang melakukan Patroli dan Sosialisasi di petak 59/ sasak panjang di lahan Bapak mimi yang berada di Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung. Rabu (29/06/22).

Pratu Riva’i anggota Sektor 23/pembibitan Sub 2 Cikembang mengatakan, Kegiatan sosialisasi ini dilakukan untuk mengedukasi dan memberikan arahan tentang cara bertani yang baik sehingga alam akan tetap terjaga.

“Kita memberikan arahan kepada masyarakat tentang pola tanam yang baik dan memberikan himbauan agar menjaga dan merawat tanaman yamg sudah di tanam”. Katanya.

Baca Juga  Polres Bogor Dalami Kasus Kematian Remaja di Sukaraja, Kapolres dan Bupati Sambangi Keluarga Korban

Untuk itu, Lanjut Pratu Riva’i , dengan adanya kegiatan sosialisasi di harapkan agar kesadaran warga akan cara bertani yang benar akan terwujud dan mengurangi adanya pembukaan lahan secara liar.

“Dengan melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat, berharap, agar pola pikir masyarakat akan lebih berkembang sehingga sasaran dari citarum harum akan tercapai”. Ucap dia.

Baca Juga  Operasi Patuh Lodaya 2026 Dimulai, 1.969 Personel Diterjunkan di Jawa Barat

Ditempat terpisah, Dansektor 23 Kol. Inf. Mochamad Ridwan mengatakan, sosialisasi dan patroli merupakan tugas rutin sektor 23 pembibitan sebagai salahsatu upaya dalam menjaga lingkungan dan ekosistem.

“Diharapkan, dengan sosialisasi fan patroli tersebut akan menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga ekosistem dan kelestarian lingkungan”. Katanya.

Pasalnya, menurut Dansektor, pepohonan khususnya pohon keras mempunyai peranan penting dalam upaya mitigasi bencana dan adaptasi perubahan iklim.

Baca Juga  Gandeng Masyarakat, Polres Bogor Siap Wujudkan Disiplin Berlalu Lintas Lewat Operasi Patuh Lodaya 2026

“Berharap masyarakat paham akan pentingnya menjaga dan merawat pohon, karena pohon dapat meresap air jika hujan turun dan mencegah terjadinya bencana alam seperti tanah longsor maupun banjir”. Pungkasnya.

(Red)