Juson Simbolon: Politisi Flamboyan dari Tanah Pasundan

Opini48643 Dilihat

Oleh : Juson Simbolon
Blogger, Vlogger Satrio Bushido Library

Jakarta, 22 Juli 2025

Empat tahun lalu, tepatnya 10 Mei 2021, saya untuk pertama kalinya berbicara tentang Kang Dedi Mulyadi (KDM) melalui kanal YouTube pribadi, Satrio Bushido Library. Namun, sebenarnya jauh sebelum itu, saya telah banyak membaca artikel, mengikuti pemberitaan, dan menonton talkshow di televisi yang menghadirkan KDM sebagai narasumber.

Sejak saat itu, saya mulai mendalami lebih jauh gagasan-gagasan dan narasi KDM, baik melalui media sosial maupun berita daring. Saya juga berusaha mendapatkan dan membaca beberapa buku karya beliau. Seiring waktu, kanal YouTube Satrio Bushido Library tersebut saya jadikan wadah utama untuk menyampaikan opini, pandangan, dan argumen tentang sosok politisi kelahiran Subang, 11 April 1971 itu.

Proses panjang bersosial media dan menulis opini-opini singkat membuat saya kian dekat dengan gagasan autentik KDM, yang saya nilai sebagai figur filosofis, humanis, dan praksis. Ketiga karakter inilah yang membuatnya menonjol di tengah iklim politik yang sering kali kering secara intelektual dan nihil secara nilai.

Filosofis, karena setiap gagasan yang Dia sampaikan selalu dilandasi oleh dasar filosofis yang kuat dan mengakar. Ia tidak hanya mengutip literatur teoritis, tapi juga menghidupkan kembali dialektika sejarah, khususnya sejarah peradaban Sunda, dalam praktik politiknya.