Kebakaran Lahan Hutan Pinus di Sine Meluas, Dua Mobil Damkar Diterjunkan

Berita Jatim159 Dilihat

Kontrolnews.co – Ngawi | Kebakaran lahan hutan pinus di Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, meluas hingga menjalar ke lahan milik warga, Selasa (29/9/2026) malam. Kobaran api mengancam kawasan permukiman di lereng sisi timur yang cukup padat penduduk.

Situasi tersebut memicu respons cepat dari berbagai unsur. Personel Koramil 0805/10 Sine, Polsek Sine, BPBD, relawan, Pejabat Kecamatan sine dan warga bergerak bersama melakukan pemadaman sekaligus membuat sekat untuk menghentikan laju api agar tidak merembet ke permukiman.

Dua unit mobil pemadam kebakaran turut diterjunkan ke lokasi, masing-masing dari BPBD dan Kodim, untuk memperkuat upaya pemadaman.

Medan yang curam serta kondisi malam hari menjadi tantangan tersendiri. Di sisi lain, sejumlah pohon pinus yang terbakar juga berpotensi tumbang sehingga membahayakan personel yang berada di sekitar titik api.

“Semua harus mengutamakan keselamatan dalam upaya pemadaman. Pohon pinus yang terbakar rawan tumbang, sementara kondisi malam hari dan lokasi yang curam juga cukup berbahaya,” kata Camat Sine Agus Dwi Narimo.

Menurutnya, upaya penanganan kebakaran harus dilakukan dengan tetap memperhatikan keselamatan petugas maupun masyarakat. Ia juga meminta warga di sekitar lokasi untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan api kembali membesar.

Nyala api terlihat di antara pepohonan saat kebakaran hutan pinus melanda wilayah Desa Sumbersari, Kecamatan Sine, Ngawi, Selasa (29/9/2026) malam. Petugas gabungan terus berupaya mengendalikan api agar tidak meluas ke kawasan permukiman. (Kontrolnews.co/Sofyan)

Hingga sekitar pukul 22.41 WIB, kobaran api dilaporkan mulai mengecil. Namun, petugas bersama relawan dan warga tetap melakukan pemadaman serta pemantauan di sejumlah titik untuk mengantisipasi munculnya kembali api dari bara yang masih tersisa.

Agus juga mengingatkan masyarakat agar menjaga kesehatan selama berada di sekitar lokasi kebakaran. Asap yang ditimbulkan dari kebakaran lahan dapat mengganggu saluran pernapasan.

“Warga kami harapkan menggunakan masker untuk menjaga kesehatan karena asap dari kebakaran dapat berdampak terhadap pernapasan,” pesannya.

Hingga malam hari, sinergi TNI, Polri, BPBD, relawan dan masyarakat terus dilakukan sebagai langkah antisipasi agar kebakaran tidak menjalar ke kawasan permukiman yang berada di sekitar lereng.

Petugas juga terus memantau kondisi lapangan mengingat medan yang sulit dan potensi munculnya kembali titik api masih perlu diwaspadai.

Komentar