Kebakaran Lahan Jati 3 Hektare di Gunung Randubowo Ngawi, Petugas dan Warga Berjibaku Padamkan Api

Berita Jatim143 Dilihat

Kontrolnews.co – Ngawi  | Kebakaran melanda lahan tanaman jati milik perorangan di kawasan Gunung Randubowo, Dusun Plosokerep, Desa Kuniran, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Senin (24/8/2026) sore.

Kebakaran yang dilaporkan terjadi sekitar pukul 15.00 WIB tersebut menghanguskan lahan jati dengan luas kurang lebih 3 hektare. Hingga Berita ini diterbitkan, petugas bersama warga masih melakukan upaya pemadaman dan pemantauan untuk mencegah api kembali membesar.

Informasi kebakaran pertama kali disampaikan Sanusi, Kepala Dusun (Kasun) Plosokerep, Desa Kuniran. Setelah menerima laporan, pihaknya segera menghubungi piket Koramil 0805/10 Sine dan Polsek Sine untuk melakukan penanganan di lokasi.

Personel Koramil 0805/10 Sine yang dipimpin Serka Cholib bersama Sanusi dan warga sekitar kemudian berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.

Namun, proses pemadaman menghadapi kendala karena kondisi medan yang sulit dijangkau serta hembusan angin yang cukup kencang. Selain itu, keberadaan rumput alang-alang di sekitar lokasi juga berpotensi membuat api cepat menjalar.

Baca Juga  Proyek Revitalisasi MTsN 9 Ngawi Terkendala Tiang Listrik, Progres Pekerjaan Disebut Capai 80 Persen

Dalam penanganan tersebut, sebanyak dua anggota Koramil 0805/10 Sine, dua anggota Polsek Sine, lima orang dari unsur pemerintah dusun, serta sekitar 10 warga turut berada di lokasi untuk membantu pemadaman dan mengantisipasi meluasnya kebakaran.

Sementara itu, tidak ada korban jiwa maupun personel yang dilaporkan mengalami cedera. Kerugian material sementara berupa lahan tanaman jati milik perorangan seluas kurang lebih 3 hektare yang terdampak kebakaran.

Danramil 0805/10 Sine, Kapten CBA Ahmad Mubangit mengimbau, masyarakat agar tetap berhati-hati selama proses pemadaman, terutama mengingat kondisi medan yang sulit dan angin yang dapat mempercepat penyebaran api.

Baca Juga  Proyek Revitalisasi MTsN 9 Ngawi Terkendala Tiang Listrik, Progres Pekerjaan Disebut Capai 80 Persen

“Utamakan keselamatan dalam proses pemadaman. Jangan memaksakan diri memasuki lokasi yang berbahaya. Masyarakat juga kami minta membantu dengan tetap mengikuti arahan petugas di lapangan,” demikian imbauan Danramil Sine.

Senada, Kapolsek Sine Iptu Heri Riyanto mengingatkan, masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, khususnya saat kondisi vegetasi kering dan angin bertiup kencang.

“Kami mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, seperti membakar sampah atau membuka lahan dengan cara membakar. Jika melihat titik api, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani sedini mungkin,” imbau Kapolsek Sine.

Baca Juga  Proyek Revitalisasi MTsN 9 Ngawi Terkendala Tiang Listrik, Progres Pekerjaan Disebut Capai 80 Persen

Hingga Senin sore, seluruh unsur terkait masih bersiaga di sekitar lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan api kembali membesar atau menjalar ke area lainnya.

Petugas juga mengingatkan masyarakat agar tidak mendekati titik api tanpa perlengkapan dan pengamanan yang memadai, mengingat kondisi lahan yang mudah terbakar serta perubahan arah angin yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Pihak Koramil 0805/10 Sine dan Polsek Sine bersama pemerintah desa serta masyarakat akan terus melakukan pemantauan sampai kondisi di lokasi benar-benar dinyatakan aman.

Komentar