Musyawarah P3A Desa Ketanggung Pilih Pengurus Baru Periode 2025–2028 Wiwid Terpilih sebagai Ketua

Pertanian260 Dilihat

Kontrolnews.co – Ngawi | Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Sri Makmur Desa Ketanggung menggelar musyawarah reorganisasi kepengurusan untuk periode 2025–2028 yang bertempat di gedung serbaguna desa ketanggung, kecamatan Sine, kabupaten Ngawi, sekaligus laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2023–2025.

Dalam sambutannya, Slamet, Ketua P3A Sri Makmur periode 2023–2025, menyampaikan bahwa masa baktinya bersama jajaran pengurus telah berakhir. Ia menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh anggota apabila selama menjalankan tugas masih terdapat kekurangan.

“Kami mohon maaf apabila dalam pelaksanaan tugas terdapat kesalahan. Siapapun yang terpilih nanti, semoga dapat melanjutkan dan meningkatkan program-program P3A dengan amanah dan penuh tanggung jawab,” ujar Slamet. Senin, 15 Desember 2025.

Selama masa kepengurusan, P3A Sri Makmur telah melaksanakan berbagai program pembangunan, di antaranya pemadatan jalan usaha tani, pembangunan gorong-gorong saluran irigasi, serta perbaikan akses jalan pertanian. Slamet berharap program tersebut dapat dilanjutkan dan dikembangkan oleh pengurus baru agar P3A semakin maju.

Pada kesempatan yang sama, disampaikan laporan keuangan selama tiga tahun, dengan sisa kas tercatat sebesar Rp5.142.500. Kegiatan ini dihadiri oleh pengurus P3A, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Pemerintah Desa Ketanggung, serta seluruh anggota P3A yang berjumlah sekitar 91 orang.

Sekretaris P3A, Budi Santoso, menjelaskan bahwa selama ini P3A Sri Makmur telah memberikan kontribusi kepada desa sebesar Rp6 juta per tahun pada periode 2023–2025. Namun, untuk tahun 2025, kontribusi tersebut tidak lagi diberikan.

“Kami berharap ada sinergi yang jelas antara P3A, Gapoktan, dan Pemerintah Desa agar pertanian Desa Ketanggung benar-benar sukses dan makmur. Transparansi dalam pengelolaan keuangan dan program harus jelas,” tegas Budi.

Ia juga meminta Pemerintah Desa Ketanggung untuk memberikan penjelasan terkait dasar aturan yang mewajibkan P3A memberikan kontribusi ke desa.

“Jika memang ada aturan yang mewajibkan kontribusi P3A ke desa, kami mohon dapat ditunjukkan regulasi atau Perdesnya,” tambahnya.

Sebelum proses pemilihan pengurus baru, seluruh dokumen organisasi, meliputi SK kepengurusan, legalitas, AD/ART, serta laporan pertanggungjawaban, diserahkan kepada Pemerintah Desa Ketanggung untuk selanjutnya disampaikan kepada pengurus terpilih.

Pemilihan Ketua P3A periode 2025–2028 dipandu langsung oleh Pemerintah Desa Ketanggung. Terdapat empat calon ketua yang diajukan oleh para petani, dengan hasil perolehan suara sebagai berikut:

1. Wiwid : 55 suara

2. Budi Santoso : 26 suara

3. Slamet : 6 suara

4. Ngadimin : 4 suara

Berdasarkan hasil tersebut, Wiwid resmi terpilih sebagai Ketua P3A Sri Makmur Desa Ketanggung untuk periode 2025–2028.

Seluruh rangkaian acara musyawarah dan pemilihan pengurus berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif, serta diharapkan mampu memperkuat tata kelola organisasi P3A yang transparan dan berorientasi pada kesejahteraan petani.