Nyadran di Punden Mbah Suro Leluhur Yang Babat Alas Dusun Ponjen Desa Gemarang

Berita284 Dilihat

Kontrolnews.co – Ngawi | Kegiatan Nyadran atau Bersih Desa yang dilakukan sudah menjadi identitas lokal bagi warga masyarakat, Yang diselenggarakan setiap satu tahun sekali di Dusun Ponjen Desa Gemarang Kecamatan Kedunggalar, Jumat (29/07/2022).

Tampak hadir dilokasi, “Kepala Desa Gemarang, Babinsa Koramil Kedunggalar, Kasun se Desa Gemarang dan semua Tokoh juga Masyarakat setempat.

Dalam kesempatan yang sama Aris budiarto selaku kepala Dusun Ponjen menyampaikan kepada awak media Kontrolnews.co, Kegiatan Nyadran atau bersih desa ini merupakan tradisi turun temurun yang harus diselenggarakan setiap setahun sekali .

Baca Juga  Jelang Indonesia vs Vietnam, Bupati Rudy Kerahkan ASN dan Petugas Kebersihan Korve Stadion Pakansari

“Nyadran ini bertujuan untuk mendokan arwah para leluhur dan mengenang Jasa Mbah Suro, Beliau adalah warok Ponorogo yang telah berjuang babat alas dusun Ponjen.”

Aris menambahkan, Nyadran ini selain mendoakan juga menguri – uri budaya peninggalan leluhur kita, Dengan mengadakan Nyadran kita bisa intropeksi diri, Lebih berserah diri terhadap Alloh SWT. Kita sangat bersyukur mendapatkan rezeki yang melimpah dari hasil panen yang banyak, Tandasnya.

Baca Juga  Normalisasi Sungai Cibeuteung Jadi Langkah Strategis Pemkab Bogor Tangani Banjir

Disela – sela acara mbah Karso salah satu warga yang hadir juga menceritakan,  Masyarakat berkeyakinan bila nyadran tidak diselenggarakan akan timbul keresahan juga banyak warga masyarakat yang kesurupan.

“Dalam setiap acara Nyadran dipetilasan atau punden Mbah Suro, Selalu menampilkan sejumplah leddek ( Penyanyi lagu Jawa) dan di iringi musik gamelan atau gong Jawa.”pungkasnya.

Baca Juga  KDM: Ramaikan Medsos, Laporkan Warung Tramadol dan Miras, Ada Hadiahnya

(Moh Arifin)