Pemdes Gendol Gelar Bersih Desa dan Sedekah Bumi, Wujud Syukur dan Pelestarian Tradisi

Berita404 Dilihat

Kontrolnews.co – Ngawi | Pemerintah Desa Gendol, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, menggelar kegiatan Bersih Desa dan Sedekah Bumi di Lapangan Desa Gendol, Dusun Gendol RT 01/RW 01, pada Jumat, 26 September 2025. Acara ini dihadiri perangkat desa, tokoh masyarakat, lembaga desa, serta warga yang antusias menyemarakkan tradisi tahunan tersebut.

Kegiatan Bersih Desa merupakan tradisi turun-temurun masyarakat Jawa yang bertujuan membersihkan lingkungan sekaligus menjaga keharmonisan antar warga. Sedangkan Sedekah Bumi dimaknai sebagai ungkapan rasa syukur masyarakat kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil bumi, kesehatan, serta keselamatan yang telah diberikan.

Baca Juga  Bupati Bogor Rudy Susmanto Pererat Ukhuwah Lewat Shalat Subuh Berjamaah

Dalam rangkaian kegiatan, masyarakat membawa tumpeng dan hasil bumi yang kemudian didoakan bersama sebagai simbol syukur. Selain doa bersama, acara juga diisi dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an, serta tausiyah dari tokoh agama di desa gendol.

Kepala Desa Gendol, Suraji, dalam sambutannya menyampaikan bahwa tradisi ini bukan hanya warisan leluhur, tetapi juga memiliki makna sosial dan spiritual.

“Bersih Desa dan Sedekah Bumi adalah wujud syukur kepada Allah SWT sekaligus sarana mempererat tali silaturahmi antar warga. Melalui kegiatan ini, kita berharap desa Gendol senantiasa diberi keselamatan, hasil bumi melimpah, dan masyarakat tetap rukun,” ujarnya.

Baca Juga  ASN Pemkab Bogor Ikuti Kajian Subuh Bersama Ustadz Abdul Somad

Maksud dan Tujuan Bersih Desa – Sedekah Bumi

1. Ungkapan Syukur: sebagai bentuk terima kasih atas rezeki, hasil bumi, dan keselamatan yang diterima masyarakat.

2. Pelestarian Tradisi: menjaga kearifan lokal agar budaya gotong royong dan nilai-nilai luhur tidak hilang ditelan zaman.

3. Penguatan Kebersamaan: mempererat hubungan antara warga, perangkat desa, dan tokoh masyarakat melalui kegiatan kolektif.

Baca Juga  Ade Jaro Berikan Santunan dan Motivasi Kepada Anak Yatim di HUT Desa Parung Panjang

4. Doa Keselamatan: memohon perlindungan Tuhan agar terhindar dari bencana, hama penyakit, dan marabahaya.

5. Kebersihan Lingkungan: mengajak masyarakat peduli pada kebersihan dan kelestarian lingkungan desa.

Acara yang berlangsung meriah dan penuh kebersamaan itu ditutup dengan doa bersama serta pembagian makanan tumpeng kepada warga sebagai simbol kebersamaan dan keberkahan.