Pemkab Bogor Perkuat Pembinaan ASN melalui Penguatan Disiplin dan Ketahanan Keluarga

Berita24 Dilihat

MKN Cibinong –  Atas arahan Bupati Bogor, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus memperkuat pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui peningkatan disiplin dan penguatan ketahanan keluarga. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi dan Pembinaan Disiplin serta Penguatan Ketahanan Keluarga bagi ASN di lingkungan Pemkab Bogor, yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna I, Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Kamis (15/10).

 

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, saat membuka kegiatan tersebut menegaskan bahwa pembinaan ASN merupakan bagian penting dari transformasi sumber daya manusia yang tengah dilakukan Pemkab Bogor. Transformasi tidak hanya menyangkut perubahan struktur organisasi, tetapi juga peningkatan kualitas aparatur, perubahan pola pikir, serta penguatan budaya kerja yang profesional dan berintegritas.

 

Baca Juga  APRESIASI POLDA KALBAR DALAM PENANGANAN KARHUTLA, PENASIHAT AHLI KAPOLRI DR.BACHTIAR SH MH MSi: APLIKASIKAN POLISI BERSAMA MASYARAKAT! SINERGI SEMUA PIHAK

Ajat menyampaikan, Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pembinaan ASN di masing-masing perangkat daerah. Oleh karena itu, para pengelola kepegawaian harus memiliki pemahaman yang kuat terhadap regulasi, prosedur administrasi, serta kebijakan manajemen kepegawaian.

 

“Saya berharap Kasubbag Umum dan Kepegawaian rajin membaca, bukan hanya membaca situasi, tetapi juga membaca peraturan perundang-undangan. Pengelola kepegawaian harus memahami aturan dan mampu memberikan masukan serta mengingatkan pimpinan apabila terdapat kebijakan yang belum sesuai ketentuan,” tegas Ajat.

 

Ia juga mengingatkan bahwa kesalahan dalam menerapkan prosedur kepegawaian, khususnya dalam penanganan hukuman disiplin, dapat menimbulkan persoalan hukum bagi pemerintah daerah. Karena itu, setiap pengelola kepegawaian harus bekerja secara cermat, objektif, dan berpedoman pada ketentuan yang berlaku.

 

Selain penguatan pemahaman regulasi, Ajat mendorong terbentuknya budaya literasi melalui program Selasa Baca. Para Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian diharapkan menjadi teladan dalam membangun kebiasaan membaca, meningkatkan wawasan, serta menerapkan kedisiplinan di lingkungan kerja masing-masing.

Baca Juga  FORBASI Kabupaten Bogor Kirim Kontingen Terbaik Ikuti Kejurda Jawa Barat

 

“Pengelola kepegawaian harus mampu menunjukkan sikap disiplin, profesional, dan bertanggung jawab sebelum mengajak pegawai lainnya menerapkan nilai-nilai tersebut,” terang Ajat.

 

Selain itu, ia mendorong penguatan kolaborasi antar perangkat daerah dalam menangani berbagai persoalan kepegawaian. Pengelola kepegawaian diharapkan tidak bekerja secara sektoral, tetapi mampu membangun komunikasi dan koordinasi dengan perangkat daerah terkait sesuai kebutuhan dan kewenangannya.

 

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Bogor, Yunita Mustika Putri, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diikuti sebanyak 256 peserta selama tiga hari, yakni 15, 16, dan 19 Oktober 2026.

Baca Juga  Bupati Bogor Matangkan Persiapan Peparda VII Jabar 2026 Sekaligus Rencana Pembangunan Rumah Istimewa Bagi Para Atlet

 

Peserta terdiri atas Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian serta pengelola kepegawaian perangkat daerah, puskesmas, kepala sekolah, serta pengelola kepegawaian di kecamatan.

 

“Melalui kegiatan ini, diharapkan para pengelola kepegawaian semakin mampu menjalankan fungsi pembinaan secara optimal, meningkatkan pemahaman terhadap regulasi, serta memperkuat budaya kerja yang disiplin dan profesional,” katanya.

 

Dengan demikian, upaya penguatan ketahanan keluarga dan pembinaan disiplin dapat menjadi bagian dari pembangunan ASN Kabupaten Bogor yang berkualitas, berintegritas, produktif, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.( TIM KOMUNIKASI PUBLIK / DISKOMINFO KABUPATEN BOGOR )

Komentar