Pengukuhan Dan Penyarahan Dokumen Pendamping IKM, Oleh Sekretaris Disperindag Jawa Timur Kepada Ketua Papinkra 

Ekonomi222 Dilihat

Kontrolnews – Ngawi | Penyerahan dokumen pendampingan Implementasi Kurikulum Merdeka(IKM), secara simbolis oleh Sekretaris Disperindak Herri Hermonoadi, S H., M.Si. Pelaksanaan kegiatan bertempat ruang pertemuan UD. Romanza Jati, Jl.Raya Solo -Ngawi kecamatan Kedunggalar. Pada pukul 10.00WIB sampai selesai, Dihadiri sekitar 50 orang pada hari, Rabu (01/02/2023)

“Penyerahaan Dokumen hasil dalam kegiatan pendampingan pemberdayaan IKM melalui korporasi paguyupan Papinkra tahun 2022 dan tindak lanjut kegiatan.”

Tampak hadir dalam kegiatan, Kepala Disperindag propinsi Jawa Timur, Kepala Disperindag Ngawi, Direktur PT.Mitra Hijau Indonesia, Ketua Korporasi Paprinka Maju Jaya, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Ngawi, Panitia dan Anggota Paguyupan Papinkra.

Kepala Disperindag Ngawi Ir. Yusuf Rosyadi, M.Si mengucapkan, Hari ini merupakan hari yang sangat istimewa dalam rangka bersatu untuk bersama sama memperjuangkan prodak kita, dalam pomal branding dalam satu prodak brand akan lebih kuat

“Apalagi sekarang ini konsentrasi kompetisi jauh lebih hebat di bandingkan tahun tahun yang lalu, artinya pantangan, ancaman dan hambatan kita hadapi bersama sama.”ucap Yusuf.

Sekretaris Disperindag Jawa Timur Herri Hermonoadi, S.H., M.Si mengatakan, selamat atas pengukuhan Korporasi Produsen Prapinka Maju Jaya (KPPMJ), untuk menjaga pertumbuhan Ekonomi di Jawa Timur merangkak naik Tri wulan, 3 tahun anggaran 2022 naik menjadi 5,58%.

“Ini menunjukkan industri olahan kontribusi dan potensi kedepan luar biasa, Melihat industri kerajinan kayu potensi nonmigas untuk mendukung Pikes Peak Regional Building (PPRB).”ujar Herri

Harapannya, dalam kajian untuk para pengrajin mulai dari hulu sampai hilir bagaimana kita mencoba mengolah suatu bentuk baik prodak apapun meliputi bahan baku, pengrajin, olahannya, teknologi dan kemasannya 100% dari dalam Negeri, artinya kita mendukung terkait kebijakan Presiden untuk meningkatkan, Tingkat Komponen Dalam Negeri(TKDN), “pungkas Herri.