Kontrolnews.co – Sidoarjo | Bertempat di masjid Jami’ Nurul Islam desa Sidokerto, kecamatan Buduran, setelah melaksanakan sholat Jum’at di lanjutkan pembagian kartu BPJS ketenagakerjaan secara simbolis oleh pegawai BPJS ketenagakerjaan kabupaten Sidoarjo.
penyerahan kartu BPJS ketenaga kerjaan pengurus masjid Nurul islam di hadiri Dewan masjid indonesia cabang sidoarjo KH.Imam Ghosali, penasehat masjid Nurul islam H.Ali bashori, S.pd Kepala Desa Sidokerto Ali nasikin, serta para pengurus masjid dan juga dari pengurus Bpjs ketenaga kerjaan sidoarjo beserta rombongan, Jum’at (12/08/2022).

Menurut H.Munandar selaku ketua takmir masjid Nurul islam yang sudah mnjabat kurang lebih 8 Tahun mengatakan kepada awak media kontrolnews, dengan mengikut sertakan semua pengurus masjid jami’nurul Islam, dengan tujuan untuk memakmurkan Masjid.
masjid itu makmur kalau semua pengurusnya ada perhatian,
Dengan di adakanya kerjasama dengan Bpjs ketenaga kerjaan sidoarjo ini adalah bukti kepedulianya untuk memberikan layanan kepada pengurus masjid serta guru pengajar TPQ Berupa jaminan Progam BPJS ketenaga kerjaan, yang meliputi kecelakaan dan santunan kematian, semua ini di tanggung secara mandiri oleh masjid Nurul islam.
“kerjasama dengan BPJS ketenaga kerjaan ini adalah yg pertama kali kususnya di kabupaten sidoarjo yang di lakukan oleh suatu pengurus masjid.”tuturnya
Di tempat yang sama Dewan masjid indonesia yang juga hadir di acara ini KH.Imam Ghosali mengatakan, semoga apa yg di lakukan pengurus masjid Nurul Islam ini bisa di ikuti oleh masjid masjid lain yang ada di sidoarjo.
Sedangakan dari pihak BPJS Rofiul masyhudi sebagaj kepala bidang kepesertaan tenaga kerjaan bpjs menambahkan, Kerjasama dengan pengurus masjid Nurul islam ini yang pertama di kabupaten sidoarjo, dengan biaya mandiri, melindungi pengurus termasuk guru TPQ di dalamnya, dalam progam jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian dengan iuran hanya sebesar Rp.16.800 rb/bulan, maka akan mendapatkan jaminan.

“Apabila terjadi resiko kecelakaan kerja yang bersangkutan bisa lagsung di rawat ke RSUD yang kerjasama dengan BPJS, mendapatkan pelayanan di klas 1 begitu pula jika ada yg meninggal.” Jelasnya
Imbuhnya meninggal ada 2 jenis kalau meninggalnya tidak ada kaitanya dengan pekerjaan akan mendapatkan santunan sebesar Rp.42 jt, apabila meninggal ada kaitanya dengan pekerjaan maka akan ada santunan lgsung sebesar Rp.48 jt, ada lagi satunan berkala Rp.500 rb/bulan selama 2 tahun plus biaya pemakaman sebesar 10 juta
Jika anak yang ditinggal masih bersekolah akan di berikan beasiswa sampai lulus kuliah untuk 2 orang anak total biaya sebesar Rp.170 jt.
“semoga apa yang di lakukan pengurus masjid nurul islam bisa di tiru oleh masjid – masjid lain yang ada di sidoarjo kususnya.” Pungkasnya
(Dibyo.Gp)



