Pererat Silaturahmi, Majelis Ta’lim Darussalam Kedaung Pamulang Gelar Pembukaan Pengajian dan Halal Bil Halal

Berita104 Dilihat

Kontrolnews.co – Tangsel | Majelis Ta’lim Darussalam Kedaung Pamulang Tangerang Selatan menggelar acara Pembukaan Pengajian Bulanan sekaligus peringatan Halal Bil Halal pada Ahad, 17 Mei 2026. Acara yang berlangsung khidmat di Masjid Jami Darussalam, Kedaung, Pamulang, Tangerang Selatan ini dihadiri oleh ratusan jamaah ibu-ibu dari berbagai wilayah.

​Suasana hangat penuh kekeluargaan menyelimuti lokasi acara sejak pagi hari. Para jamaah ibu-ibu tampak kompak mengenakan dress code baju hitam dengan kerudung putih, sesuai dengan arahan panitia.

Baca Juga  Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran Apresiasi Keputusan Pemprov Jabar Selenggarakan Langsung MTQ Jabar

Kehadiran perwakilan Majelis Ta’lim dari wilayah Kedaung, Ciputat, Serua, hingga Kampung Sawah menunjukkan kuatnya jalinan silaturahmi antar-umat di wilayah Tangerang Selatan dan sekitarnya.

​Dalam sambutannya, Dra. Hj. Nawiyah menyampaikan pesan mendalam mengenai pentingnya konsistensi dalam menuntut ilmu agama. Beliau secara khusus mengajak seluruh jamaah untuk tidak lelah dalam menghidupkan syiar Islam di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

​”Mari kita terus bersama-sama memakmurkan Majelis Ta’lim Darussalam ini. Jadikan tempat ini sebagai sarana kita untuk memperdalam ilmu, memperkuat iman, sekaligus mempererat tali silaturahmi antar sesama muslimah,” ujar Hj. Nawiyah di hadapan para hadirin.

Baca Juga  Seleksi Terus Berlanjut, Bupati Bogor Pastikan Jabatan Diisi Talenta Terbaik

​Acara ini juga menghadirkan Dr. KH. Muhammad Sobron Zayyan SQ., MA. sebagai penceramah utama yang memberikan tausiyah rohani. Selain itu, lantunan ayat suci Al-Qur’an dibawakan dengan sangat merdu oleh Diva Pratama, Qori yang merupakan Juara 1 tingkat Provinsi Kalimantan Tengah, menambah kekhusyukan suasana pembukaan pengajian tersebut.

​Kegiatan Pembukaan Pengajian Bulanan ini diharapkan menjadi momentum bagi para jamaah untuk kembali rutin mengikuti kajian-kajian keagamaan setelah jeda masa Idul Fitri, sekaligus menjadi wadah untuk saling memaafkan dalam bingkai Halal Bil Halal.