Kontrolnews.co – Rokan Hulu | Atas viralnya informasi korban pemerkosaan ibu rumah tanggaberinisial ZL (19), juga menyebutkan kalau bayinya masih berusia 3 bulan meninggal akibat perilaku kasar Tersangka pemerkosaan di Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul)
Terhadap kejadian tersebut, Tokoh Masyarakat (Tomas) Desa Mahato Persiapan Bandar Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rohul Selamat Isroni di dampingi RT Sudiono menyampaikan permasalahan itu tidak ada warga yang tahu jadi baru ini mereka ketahui.
“Selama ini apapun permasalahan yang terjadi di daerah kita ini pasti warga memberitahukan kepada kita, karena sudah banyak permasalahan warga yang kita tangani namun kasus pemerkosaan ini baru kita ketahui setelah membaca berita yang beredar,” kata Isroni Sabtu (17/12/2021).
Lanjut Isroni, memang selama ini kehidupan rumah tangga mereka juga, seperti kurang harmonis dan yang diduga pelaku pemerkosaan itu adalah teman suami korban.
“Kita juga sering melihat kalau para Tersangka itu sering berkumpul di tempat kediaman korban, karena para pelaku kawan suami dari korban, namun warga sering mendengar sering terjadi pertengkaran antara korban dengan suaminya,” ujar Tomas ini.
“Jadi intinya kasus pemerkosaan tersebut kami dari masyarakat tidak pernah mengetahui, kalaupun ada pemerkosaan terhadap korban pasti kita masyarakat tahu apa lagi tempat kediaman mereka ada di tengah kampung yang berdekatan dengan tetangga,” tambahnya.
Lagian kalau itu, pemerkosaan pasti pelakunya satu orang dan tidak akan dilakukan berulang-ulang bahkan dengan tempat yang berbeda.
“Bahkan sampai ke penginapan namun ini ada 4 orang,” jelasnya.
Sementara, Ketua RT Sudiono, mengatakan di tempat kediaman korban dan suaminya tinggal mengakui kalau beliau mendapat laporan dari korban bahwa korban sudah diperkosa lebih dari satu kali.
“Korban memang melaporkan kepada kita kalau dirinya sudah diperkosa oleh Pelaku berulang-ulang,” ujarnya.
“Tapi saya tidak ingat tanggal dan harinya lagi dan masyarakat pun juga tidak tau kalau ada pemerkosaan,” kata Sudiono.
“Namun yang saya ketahui dari warga kalau rumah tangga korban dan suaminya kurang harmonis, itu saja yang saya ketahui,” pungkas Ketua RT mengakhiri.
(Red)




