Polda Jabar Himbau Masyarakat Untuk Antisipasi Kebakaran di Musim Kemarau

TNI POLRI219 Dilihat

Kontrolnews – Jabar | Berdasarkan perkiraan cuaca dari BMKG terkait fenomena El Nino atau pemanasan suhu muka laut yang menyebabkan penurunan curah hujan di sebagian wilayah Indonesia khususnya Jawa Barat. Fenomena El Nino di prediksi akan berakhir pada bulan September hingga Oktober 2023.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Ibrahim Tompo S.I.K., M.Si mengatakan bahwa dalam upaya mengantisipasi kebakaran pada kemarau panjang ini, Polda Jabar memberikan imbauan kepada masyarakat dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran.

Baca Juga  Patroli Rinjani Presisi Biddokkes Polda NTB Sambangi Taman Budaya Mataram, Ajak Warga Bersinergi Jaga Kamtibmas

“Kita telah beri arahan kepada jajaran terutama personel Bhabinkamtibmas agar selalu membaur bersama warga dan rajin turun ke wilayah binaan guna menyampaikan imbauan Kamtibmas kepada masyarakat, terutama antisipasi terjadinya kebakaran saat musim kemarau saat ini.” ucapnya.

“Musim kemarau atau cuaca panas itu sangat rawan menimbulkan potensi peristiwa kebakaran, banyak faktor yang akan menjadi pemicunya,” ungkapnya.

Baca Juga  Ops Libas 2026, Polda Jabar Sambangi Alun-Alun Ujungberung, Edukasi Warga Cegah Kejahatan Jalanan

Ibrahim Tompo pada kesempatan tersebut juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan dan meninggalkan lokasi pembakaran dengan kondisi api yang masih menyala.

“Jika ingin membakar sesuatu di lahan kosong atau membakar sampah di lingkungan masing-masing, masyarakat hendaknya melokalisasi secara aman agar tidak menimbulkan kebakaran akibat rambatan api dari pembakaran yang dilakukan tersebut,” jelasnya

Baca Juga  Polda Jabar Ajak Masyarakat Jaga Rawat Jabar, Hindari Kerusuhan Saat Demo Untuk Kondusifitas Pasundan

Selain itu konsleting listrik, lupa mematikan kompor serta alat elektronik lainnya juga beberapa hal yang menjadi penyebab sumber kebakaran.

“Sekali lagi Dihimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk mewaspadai hal tersebut serta menghindari hal-hal yang akan menjadi pemicu terjadinya kebakaran,” tutup Ibrahiim Tompo.