Polresta Jaga Ketat Hitung Suara PEMIRA UNRAM Tahun 2022

TNI POLRI148 Dilihat

Kontrolnews.co – Mataram | Polresta Mataram melaksanakan pengamanan secara terbuka dan tertutup secara ketat Penghitungan Suara Pemilihan Raya Mahasiswa Universitas Mataram (PEMIRA UNRAM) Tahun 2022 untuk mencegah terjadinya kericuhan yang terjadi beberapa waktu yang lalu karena komplain soal teknis pemilihan. Sabtu, (26/02).

Kegiatan Penghitungan Suara Pemilihan Raya Mahasiswa Universitas Mataram (PEMIRA UNRAM) Tahun 2022 ini dilaksanakan di Gedung Rektorat Universitas Mataram sebagai penanggung jawab adalah Sdr. Arif Rahman Hakim (Ketua KPRM Unram).

Dihadiri oleh Prof. Dr. Eny Yuliani (Wakil Rektor III), H. Abdul Faruk (Koordinator Kemahasiswaan), KPRM Universitas Mataram, Bawasra Universitas Mataram, Saksi – Saksi dan mahasiswa Universitas Mataram sebanyak 50 orang.

Baca Juga  Polda Jabar Maksimalkan Pengamanan Laga Ketiga Persib Bandung di Piala Presiden 2026

Kapolresta Mataram melalui Kapolsek Mataram Kompol Elyas Erikson SH SIK mengatakan dengan personil gabungan sebanyak 52 orang terdiri Polresta dan Polsek pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup. Adapun pasangan calon Ketua dan Sekjen BEM UNRAM ini terdapat 3 (tiga) pasangan calon dengan hasil yakni terpilih pasangan calon nomor urut 2 dengan perolehan suara 2.111 suara, ungkapnya.

” Dengan nama pasangan UNRAM UNITY terpilih yaitu Sdr. Yudistira sebagai Ketua dan Sdr. Husnaini Hamidi sebagai Sekjen BEM UNRAM. Hasil Suara sah sebanyak 4.306 Suara, Suara tidak sah sebanyak 40 Suara dan total suara : 4.346 Suara ”

Baca Juga  Jum'at Keliling, Kapolda Jabar Ajak Warga Wujudkan Jaga Rawat Jawa Barat

Seluruh rangkaian kegiatan Pemilihan Raya Mahasiswa Universitas Mataram (PEMIRA UNRAM) Tahun 2022 berakhir pukul 17.30 wita, berjalan dengan aman dan lancar serta hasil penghitungan diterima saksi – saksi Paslon masing-masing, imbuhnya

Selama kegiatan berlangsung dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat dengan hasil pemilihan ini diharapkan tidak ada lagi tindakan anarkis sehingga etika berdemokrasi dapat berjalan dengan baik, tutup Elyas.

Baca Juga  Pangdam III/Siliwangi Tutup Diklat Dasar Militer SPPI KDKMP dan KNMP TA 2026

(Red)