Rangkaian Safari Ramadan Pamungkas, Pj Wali Kota Ajak Gapai Kemuliaan Lailatul Qadar

Pemerintahan344 Dilihat

Kontrolnews.co – Bandung | Pj Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono kembali melaksanakan Safari Ramadan dengan Tarawih berjamaah bersama masyarakat di Masjid Al Ikhlas Kelurahan Jatisari Kecamatan Buahbatu, Rabu 3 April 2024.

Safari Ramadan ini merupakan gelaran ke-6 dan yang terakhir pada Ramadan tahun 1445 H ini.

Pada kesempatan kali ini, Bambang mengajak masyarakat untuk meningkatkan kualitas keimanan dengan menghidupkan 10 malam terakhir di bulan Ramadan demi menggapai kemuliaan malam Lailatul Qadar.

Ia berharap masyarakat dapat benar-benar memanfaatkan momen 10 hari terakhir Ramadan dengan meningkatkan berbagai ibadah, baik ibadah wajib maupun ibadah-ibadah sunah.

Baca Juga  Pemdaprov Jabar Ambil Alih Teras Cihampelas, Targetkan Wajah Baru Rampung Oktober 2026

“Tadi disampaikan sekarang 10 hari terakhir, malam lailatu qadar adalah malam lebih baik dari seribu bulan. Kita semua bisa lebih meningkatkan kualitas keimanan kita,” ujar Bambang.

Ia pun mengajak masyarakat untuk dapat saling berbagi dengan sesama.

Tak hanya itu, Bambang juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah bersama menjaga kota Bandung tetap aman dan kondusif.

Baca Juga  Sinergi dengan Kementerian HAM, Pemda Provinsi Jabar Dorong Implementasi HAM di Berbagai Sektor

“Saya harus menyampaikan bahwasanya kemarin kita sudah menyelenggarakan pesta demokrasi yang luar biasa dalam kondisi kondusif. Ini peran serta semua, termasuk jemaah Masjid Al-Ikhlas,” kata dia.

Sementara itu, Ketua DKM Al-Ikhlas, Dedi Permadi merasa bahagia dan bangga karena masjid Al-Ikhlas terpilih menjadi salah satu masjid yang dikunjungi Pj Wali Kota Bandung bersama Forkopimda dalam Safari Ramadan.

Baca Juga  Pemprov Jabar Ambil Alih Pelaksanaan MTQ Jabar 2026

“Ini merupakan suatu kehormatan. Kebetulan malam ini 10 hari terakhir lailatul qodar, Semoga diberikan kemudahan, kemuliaan,” katanya.

Terkahir, dilakukan juga penyerahan bantuan secara simbolis untuk dai, marbot masjid, guru ngaji, Ketua MUI kecamatan, dan DKM Masjid Al-ikhlas.