Sekolah dari Sampah? Lombok Timur Pimpin Revolusi Bangunan Ramah Lingkungan di SDN 2 Gunung Malang

Berita141 Dilihat

Kontrolnews.co – ​Lombok Timur, NTB | Siapa sangka sampah plastik yang biasanya menjadi beban lingkungan kini berubah wujud menjadi tempat mencetak masa depan bangsa, Rabu (11/02/2026). Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, meresmikan lima unit Ruang Kelas Baru (RKB) di SDN 2 Gunung Malang yang tidak biasa.

Bangunan ini berdiri megah berkat kolaborasi inovatif dengan Happy Hearts Indonesia, Australia menggunakan teknologi plastik daur ulang

Baca Juga  Normalisasi Sungai Cibeuteung Jadi Langkah Strategis Pemkab Bogor Tangani Banjir

​”​Dalam sambutannya yang penuh semangat, Wabup Edwin menegaskan proyek ini sebagai bukti nyata masalah sampah plastik bisa diselesaikan dengan kreativitas.

​”Ini bukan hanya soal gedung baru, tapi soal kesadaran. Saya minta masyarakat Desa Gunung Malang lebih peduli pada sampah. Jika plastik saja bisa jadi sekolah, maka tidak ada alasan lagi bagi kita untuk membuang sampah sembarangan,” tegas Wabup.

​Solusi Krisis Sampah, sejalan dengan arahan Presiden mengenai gerakan kebersihan nasional, gedung ini sebagai simbol “perlawanan” terhadap polusi plastik.Melibatkan donatur internasional, pemerintah daerah, hingga kesadaran warga Desa dalam satu ekosistem kolaborasi.

Baca Juga  Rudy Susmanto Ajak ASN Jadi Motor Percepatan Pembangunan dan Penyampai Informasi kepada Masyarakat

​Wabup juga menitipkan pesan kuat agar seluruh elemen masyarakat, mulai dari guru hingga pemerintah Desa, tidak hanya memakai gedung ini tapi juga “pasang badan” untuk merawatnya. Dengan adanya sekolah berbahan daur ulang ini, Desa Gunung Malang diharapkan menjadi barometer Desa bersih di Lombok Timur,”tandasnya.