Sektor 22 Citarum Harum Karya Bakti Gabungan Pembersihan Taman Hutan Raya

TNI POLRI265 Dilihat

Kontrolnew.co – Bandung | Sektor 22 Citarum Harum secara pentahelix laksanakan Karya Bakti gabungan dalam rangka Clean Up Kawasan Konservasi Tahura pada Sabtu 2 Maret 2024.

Hadir ± 165 orang mewakili dari Akademisi, Bisnis, Komunitas, Pemerintah, dan Media. Hal tersebut membuktikan secara pentahelix turun bersama sebagai upaya langkah mewujudkan Taman Hutan Raya (Tahura) terbebas dari sampah.

Giat tersebut tentunya di gagas oleh UPTD Tahura Ir. Juanda dengan melibatkan unsur Pentahelix ABCGM yang diantaranya Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Jawa Barat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Jawa Barat, Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi Jawa Barat, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jawa Barat, Pengelola Kawasan Perkotaan Cekungan Bandung.

Selain itu hadir juga dari, Dinas Lingkungan Hidup Kab. Bandung, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kab. Bandung, Universitas Katolik Parahyangan, Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung, Desa Ciburial, Kecematan Cimenyan, Kab. Bandung, Kodam III Siliwangi, Satgas Citarum Harum, Sektor 22 Satgas Citarum Harum, PT. Indonesia Power Unit PLTA Bengkok, Komunitas River Clean Up, Koperasi Peternak Sapi Bandung Utara (KPSBU) Lembang dan Komite Subdas Cikapundung.

Baca Juga  Ops Antik Lodaya 2026, Polisi Ajak Orang Tua Lindungi Generasi Muda dari Bahaya Obat Keras

Pada kesempatannya, PasiOps Letda Jukiman Naibaho mewakili Komandan Sektor 22 Citarum Harum menyebutkan, kolaborasi ini tentunya sebagai wujud rasa kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, terlebih pada area konservasi tentunya wajib kita jaga ke asriannya.

“Dari giat yang dilaksanakan kami bagi tim untuk dapat melakukan pembersihan di dua titik, dan dari apa yang dilaksanakan ± 9 kubik sampah dapat kami angkat,” ucap Jukiman.

Baca Juga  Polda Jabar Gelar Welcome and Farewell Parade, Estafet Kepemimpinan dari Irjen Pipit Rismanto ke Irjen Hengki

Kolaborasi ini, lanjut PasiOps, secara pentahelix menunjukkan rasa kecintaannya terhadap lingkungan. Adapun yang perlu di garis bawahi adalah, hutan atau Tahura harus kita jaga dan di rawat jangan sampai pemberi oxsigen terbesar khususnya untuk kota Bandung ini rusak karena oleh ulah manusianya itu sendiri.

“Maka dari itu, kami menghimbau sekaligus mengajak kepada seluruh warga Kota Bandung, mari kita selamatkan Taman Hutan Raya (Tahura), jangan sampai tercemar keindahannya oleh hiasan sampah, namun harus benar-benar bersih, rapih, dan Asri,” tandasnya.