Kontrolnews.co – Kab. Bandung | Anggota Sektor 23/Pembibitan Satgas Citarum Harum melakukan penanaman dan pembuatan lubang biopori di petak 20 wilayah Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung. Selasa (9/8/22).
Kegiatan di lakukan untuk pengontrolan dan pengecekan kondisi lahan. Selain itu, memberikan edukasi kepada setiap warga penggarap lahan yang ada di petak 20.
Pada kesempatan tersebut, Serka Yunadi selaku Baops Sektor 23/Pembibitan memrintahkah anggota untuk mengecek lahan yang sudah di tanami maupun lahan yang masih terbilang kritis.
“Apabila masih ada lahan yang kritis, anggota dan masyarakat untuk dilakukan penanaman tanaman keras, kopi maupun tanaman buah”. Katanya.
Selain melaksanakan patroli dan penanaman, Serka Yunadi menyampaikan, anggota melakukan pembuatan lubang biopori.
“Lubang biopori ini bermanfaat untuk meningkatkan daya resap air ke dalam tanah jika turun hujan dan mengurangi dampak banjir diwilayah tersebut”. Ujar dia.
Menurutnya, lubang biopori adalah lubang silindris yang dibuat secara vertikal yang di buat kedalam tanah sebagai metode resapan air dengan cara meningkatkan daya resap air pada tanah.
“Biopori dimaksudkan untuk memulihkan kesuburan tanah, melindungi air dan kelestarian daya dukung lingkungan”. Tuturnya.
Jika kemarau panjang, Dirinya mengungkapkan, masyarakat kerap kekurangan air. Ketika hujan turun air larinya ke sungai tidak meresap kedalam tanah dengan baik.
“Dengan pembuatan lubang biopori, setidaknya dapat dapat meresap kedalam tanah degan baik. Selain itu, bisa menjadi cadangan air kelak jika musim kemarau datang”. Pungasnya




